Berita

2.251 Pelaku Diduga Scam Online Termasuk WNI Ditangkap Kepolisian Malaysia

KUALA LUMPUR – Kepolisian Malaysia menangkap sedikitnya 2.251 tersangka yang diduga terlibat dalam praktik scam online. Terdapat ratusan warga negara asing (WNA) di antara para tersangka pelaku yang ditangkap, termasuk warga negara Indonesia (WNI).

Kepolisian Malaysia, seperti dilansir kantor berita Bernama dan NHK World Japan, Jumat (8/5/2026), menggerebek basis-basis sindikat scam online di berbagai wilayah negara tersebut mulai Januari hingga April, dan menahan total 2.251 individu yang diduga terkait aktivitas penipuan tersebut.

Operasi penggerebekan itu terbagi ke dalam empat operasi khusus, dengan salah satu operasi yang bernama Operasi Taring, yang fokus pada aktivitas call center sindikat scam online, berujung penangkapan ratusan WNA, termasuk sejumlah WNI.

Direktur Departemen Penyelidikan Pidana Komersial pada Kepolisian Malaysia, Datuk Rusdi Mohd Isa, menuturkan bahwa total sedikitnya 430 individu ditangkap selama Operasi Taring yang berlangsung antara 26 Januari hingga 5 Februari lalu. Mereka yang ditangkap berusia 17 tahun hingga 66 tahun.

“Dari total tersebut, jumlah penangkapan tertinggi melibatkan warga negara asing mencapai sebanyak 270 orang, termasuk dari China, Indonesia, dan Taiwan, sedangkan 160 orang lainnya adalah warga lokal yang bertindak sebagai operator dan penyedia komunikasi,” kata Rusdi dalam konferensi pers pada Selasa (5/5).

Tidak disebutkan secara detail jumlah WNI yang ditangkap dalam operasi Kepolisian Malaysia tersebut.

Lebih lanjut, Kepolisian Malaysia mengatakan bahwa sindikat scam online itu beroperasi di perumahan biasa, gedung komersial, dan struktur-struktur bangunan lainnya yang direnovasi untuk menyamarkan sifat sebenarnya sebagai pusat scam online.

“Sindikat-sindikat ini menggunakan berbagai taktik, termasuk menyamar sebagai petugas penegak hukum dan lembaga keuangan, menggunakan modus operandi terstruktur untuk menipu para korban,” sebut Rusdi.

Ditambahkan oleh Rusdi bahwa dalam Operasi Taring, kepolisian menyita berbagai peralatan komunikasi yang nilainya mencapai sekitar 307.860 Ringgit, atau setara Rp 1,3 miliar.**

 

sumber: detikcom

Ahmad 123

Recent Posts

Ratusan Massa TUAH Dumai Sampaikan Aspirasi di Tiga Instansi, Soroti Polemik TKBM dan Desak Penyelesaian

DUMAI - Ratusan massa yang tergabung dalam Tegak Untuk Amanah dan Harga Diri (TUAH) Dumai…

13 jam ago

Bulan Seni Rakyat Kembali Aktif sebagai Wadah Seni dan Budaya Kota Dumai

Dumai, 20 Juni 2026 – Bulan Seni Rakyat (BUSER) sebuah wadah seni dan budaya yang…

2 hari ago

LHMB Kota Dumai Layangkan Teguran Resmi kepada Management City Mall Dumai, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf kepada Masyarakat

H DUMAI – Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai secara resmi melayangkan surat teguran…

2 hari ago

Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Tanam Cabai di Jalan Bintan

DUMAI – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi, Bripka Bob…

5 hari ago

LHMB Desak PT Mayatama Solusindo Ganti Rugi Warga dan Audit Kerja Sama Provider Internet

DUMAI – Ratusan massa yang tergabung dalam Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai menggelar…

7 hari ago

LHMB Kota Dumai Tolak Hasil RDP DPRD dengan Provider Internet, Nilai Tidak Berpihak kepada Masyarakat

DUMAI – Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai menyatakan menolak hasil kesepakatan yang lahir…

1 minggu ago