Categories: Ekonomi

APBD Rendah, Wako Berharap Peran Serta Pemprov Riau Ikut Memajukan Dumai

Wali Kota Dumai, Drs H Zulkifli As MSi

SOROTLENSA, DUMAI – Wali Kota Dumai, Drs H Zulkifli As MSi mengakui jika anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2018 yang ditargetkan mengalami penurunan sebesar 7,08 persen.
Sehingga pemerintah harus menyusun strategi dalam membelanjakan anggaran yang sudah ditetapkan.
Dimana APBD 2018 disetujui sebesar Rp1.065.179.815.609 melalui hasil rapat paripurna yang digunakan untuk belanja langsung maupun tidak langsung.
Menurutnya dibandingkan dengan target pendapatan daerah pada APBD tahun anggaran 2017 sebesar Rp1.146.311.672.688,55, ini berarti mengalami penurunan penerimaan sebesar Rp81.131.857.079,55 atau 7,08 persen.
Padahal pemerintah telah menitik beratkan pada kesesuaian antar kebijakan umum anggaran serta prioritas dan plafon anggaran sementara (KUA PPAS)  yang diusulkan dalam rancangan perda (raperda) tentang APBD Kota Dumai tahun anggaran 2018.
“Dengan komposisi, pendapatan daerah pada Ranperda APBD tahun anggaran 2018 memang ditargetkan sebesar RpP1.065.179.815.609.00,”jelas Zul As sapaan akrabnya.
Sementara pada Ranperda APBD tahun anggaran 2018 Kota Dumai, dijelaskannya mulai dari pendapatan daerah yang terdiri atas pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp245.309.400.186 dengan meliputi pendapatan pajak daerah sebesar Rp117.586.537.699, hasil retribusi daerah Rp38.033.028.000, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp6.705.426.187, lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp83.014.408.300.
Untuk belanja daerah sendiri terdiri dari belanja tidak langsung, dengan rincian belanja pegawai, belanja hibah, belanja bantuan keuangan provinsi dan belanja tidak terduga senilai Rp505.070.227.369
Sedangkan belanja langsung sebesar Rp560.109.588.240 dengan rincian belanja pegawai, belanja barang dan jasa serta belanja modal.
Sebagai daerah yang terletak di pesisir Provinsi Riau dan banyak dikelilingi perusahaan industri raksasa ternyata hal itu belum bisa mempengaruhi peningkatan bagi APBD.
Sehingga ia berharap agar Provinsi Riau ikut berperan dalam pembangunan fisik maupun non fisik.
“Supaya bisa dirasakan langsung kesejahteraannya oleh masyarakat, maka dari itu kami untuk saat ini memaksimalkan anggaran yang ada,”harapnya menutup, Jumat (27/7/18).(red/gnc)

Redaksi

Recent Posts

Ketua DPC Gerindra Dumai Johannes MP Tetelepta Dukung Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis

DUMAI – Ketua DPC Partai Gerindra Kota Dumai, H. Johannes MP Tetelepta, atau yang akrab…

13 jam ago

Ratusan Massa TUAH Dumai Sampaikan Aspirasi di Tiga Instansi, Soroti Polemik TKBM dan Desak Penyelesaian

DUMAI - Ratusan massa yang tergabung dalam Tegak Untuk Amanah dan Harga Diri (TUAH) Dumai…

3 hari ago

Bulan Seni Rakyat Kembali Aktif sebagai Wadah Seni dan Budaya Kota Dumai

Dumai, 20 Juni 2026 – Bulan Seni Rakyat (BUSER) sebuah wadah seni dan budaya yang…

4 hari ago

LHMB Kota Dumai Layangkan Teguran Resmi kepada Management City Mall Dumai, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf kepada Masyarakat

H DUMAI – Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai secara resmi melayangkan surat teguran…

4 hari ago

Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Tanam Cabai di Jalan Bintan

DUMAI – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi, Bripka Bob…

7 hari ago

LHMB Desak PT Mayatama Solusindo Ganti Rugi Warga dan Audit Kerja Sama Provider Internet

DUMAI – Ratusan massa yang tergabung dalam Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai menggelar…

1 minggu ago