Ekonomi

BI Targetkan Tahun ini Tansaksi QRIS di Riau Tumbuh 80%

PEKANBARU – Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai alat transaksi digital.

Kepala Kantor Perwakilan BI Riau, Panji Achmad, menegaskan QRIS bukan hanya milik BI, tetapi milik seluruh masyarakat dan wajib dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi bersama.

“Kita berkepentingan agar masyarakat Riau lebih mengenal QRIS dan meningkatkan transaksinya. Bagi yang belum pernah menggunakan, di acara ini kita hadirkan pengalaman langsung agar mereka bisa mencoba dan merasakan keandalannya,” kata Panji dalam gelaran Pekan QRIS Nasional di Pekanbaru.

Panji menyebut, QRIS tidak hanya digunakan di dalam negeri, tetapi juga bisa dipakai di luar negeri. Penggunaannya juga tidak terbatas bagi pelajar atau mahasiswa, melainkan dapat dimanfaatkan UMKM, pedagang, hingga pelaku usaha lintas sektor.

BI Riau berkolaborasi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD), Pemerintah Provinsi Riau, dinas terkait, perbankan, serta pelaku UMKM dalam acara tersebut.

“Digitalisasi penting. Rupiah tetap mata uang kita, baik dalam bentuk kertas, logam, maupun digital. Semua itu berjalan paralel untuk kepentingan perekonomian,” tambah Panji.

Hingga saat ini, jumlah pengguna QRIS di Riau sekitar 1,2 juta, naik dibandingkan tahun lalu yang berada sekitar 1,1 juta. Volume transaksi juga meningkat mendekati 40 juta. BI menargetkan pada 2025 transaksi QRIS di Riau tumbuh 80%, sementara jumlah pengguna naik sekitar 30%.

Panji menegaskan, UMKM menjadi salah satu fokus utama BI dalam memperluas penggunaan QRIS.

“UMKM, baik di bidang fashion, pangan, maupun makanan, bisa memperluas pasar menggunakan QRIS. Tidak hanya di Pekanbaru, tapi juga lintas daerah bahkan lintas negara,” ujarnya.

Pada gelaran Pekan QRIS Nasional di Pekanbaru, sekitar 50 UMKM ikut serta dan melakukan transaksi menggunakan QRIS. Meski transaksi tunai tetap diterima, BI menekankan penggunaan QRIS sebagai prioritas. *”

Ahmad 123

Recent Posts

KTV 21 Hadir di Dumai, Usung Konsep Hiburan Aman dan “Happy Tanpa Narkoba”

DUMAI — KTV 21 resmi dibuka untuk umum pada Senin (21/9) malam. Tempat hiburan karaoke…

3 hari ago

Surat Konfirmasi Tak Kunjung Dijawab, Keterbukaan Informasi KSOP Dumai Jadi Sorotan

DUMAI – Keterbukaan informasi publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai dipertanyakan. Pasalnya,…

3 minggu ago

Bukan Mundur, Johannes Tarik Berkas! Surat Ujang Said Ungkap Banyak Kejanggalan di TPP KONI Dumai

DUMAI – Polemik pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus bergulir.…

4 minggu ago

Polsek KSKP Dumai Dorong Ketahanan Pangan, Lahan 0,5 Hektare Disiapkan untuk Jagung Pipil

‎DUMAI – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Kawasan Pelabuhan…

4 minggu ago

Stakeholder Riau Sepakat Perkuat Pengawalan dan Standar Keamanan Program MBG

Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,…

1 bulan ago

234 SC Gelar Baksos di Dumai, Pekanbaru dan Kampar, Dilanjutkan Konvenwil I Riau

DUMAI - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) 234 Solidarity Community (SC) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah…

1 bulan ago