Ekonomi

Harga Cabai Merah Melambung, Picu Inflasi di Riau

PEKANBARU – Provinsi Riau mengalami peningkatan inflasi. Salah satu penyebab kenaikan inflasi adalah harga komoditas cabai merah yang melambung tinggi.

Pemerintah Provinsi Riau mengikuti rapat koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Mendagri), Senin (6/10/2025), terkait langkah pengendalian inflasi. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Tomsi Tohir, menyebut bahwa pada September 2025, inflasi di Riau tercatat 5,08 persen.

Tomsi mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk lebih aktif memantau kondisi pasar dan memastikan kestabilan harga kebutuhan pokok.

Ia mengatakan pentingnya peran kepala daerah dalam mengantisipasi gejolak harga di lapangan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi, yang mengikuti rapat dengan Mendagri, mengatakan inflasi di Riau memang meningkat signifikan.

Syahrial mengungkapkan bahwa cabai merah adalah komoditas yang paling berpengaruh terhadap kenaikan inflasi.

Diketahui sebulan belakangan ini harga cabai merah di beberapa daerah di Riau mengalami kenaikan.

Di Pekanbaru, misalnya, harga cabai merah tembus harga Rp 110.000 per kilogram. Biasanya, harga normal cabai berkisar antara Rp 30.000 hingga Rp 40.000 per kilogram.

“Inflasi memang terindikasi kami termasuk yang sangat tinggi, terutama di cabai merah (penyebabnya). Nah, secara nasional ini cabai merah memang naik harganya,” kata Syahrial saat diwawancarai wartawan di Pekanbaru, Selasa (7/10/2025).

Ia menjelaskan, berdasarkan pantauan nasional, hampir 60 persen daerah di Indonesia mengalami kenaikan inflasi karena faktor cabai merah.

Komoditas ini bahkan menjadi penyumbang utama inflasi di tingkat nasional pada periode tersebut.

“Tiga hari yang lalu kami sebenarnya sudah rapat dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) pengampu dan juga BUMD kita, Riau Pangan Bertuah. Mulai hari ini kami intervensi di lima daerah. Tujuannya supaya harga bisa di bawah pasar atau minimal sama dengan harga pasar,” sebut Syahrial.

Syahrial Abdi menyatakan, Pemprov Riau akan melakukan langkah intervensi pasar melalui operasi pasar yang melibatkan Disperindag, Dinas Tanaman Pangan, serta dukungan dari Bank Indonesia.

Operasi pasar tersebut diharapkan mampu menekan harga kebutuhan pokok dan menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.

“Upaya dari kami ya operasi pasar, jadi itu Disperindag bersama Dinas Tanaman Pangan yang akan turun. Kemarin, BI juga ikut komit sama-sama untuk lakukan intervensi pasar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa berdasarkan skema dari Kementerian Pertanian, harga cabai merah diprediksi akan kembali normal menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pemerintah Provinsi Riau terus berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memastikan pasokan tetap terjaga dan distribusi tidak terhambat.

“Namun, skema yang sudah dibuat oleh Kementerian Pertanian untuk kebutuhan Nataru, kami prediksi cabai akan turun kembali normal,” tutur Syahrial.

 

sumber: Kompas.com

Ahmad 123

Recent Posts

KTV 21 Hadir di Dumai, Usung Konsep Hiburan Aman dan “Happy Tanpa Narkoba”

DUMAI — KTV 21 resmi dibuka untuk umum pada Senin (21/9) malam. Tempat hiburan karaoke…

2 minggu ago

Surat Konfirmasi Tak Kunjung Dijawab, Keterbukaan Informasi KSOP Dumai Jadi Sorotan

DUMAI – Keterbukaan informasi publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai dipertanyakan. Pasalnya,…

1 bulan ago

Bukan Mundur, Johannes Tarik Berkas! Surat Ujang Said Ungkap Banyak Kejanggalan di TPP KONI Dumai

DUMAI – Polemik pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus bergulir.…

1 bulan ago

Polsek KSKP Dumai Dorong Ketahanan Pangan, Lahan 0,5 Hektare Disiapkan untuk Jagung Pipil

‎DUMAI – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Kawasan Pelabuhan…

1 bulan ago

Stakeholder Riau Sepakat Perkuat Pengawalan dan Standar Keamanan Program MBG

Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,…

1 bulan ago

234 SC Gelar Baksos di Dumai, Pekanbaru dan Kampar, Dilanjutkan Konvenwil I Riau

DUMAI - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) 234 Solidarity Community (SC) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah…

1 bulan ago