Sementara itu, menurut pihak hotel, Binsar, kejadian ini berawal dari oknum ojol di dapati duduk di depan kaca hotel.
Karyawan yang menegurnya lalu mendapat balasan ocehan dari ojol, hingga membuatnya mencekik dan berusaha menutup mulut ojol.
“Duduk di depan pintu kaca (ojol), alasannya duduk di bawah dia capek jadi di kasih tahu bel poin telfon saja itu orang, berdiri saja pak. Cuma dia mengoceh terus sampai jalan saya bilang tidak ada cari salah benarnya,” kata Binsar
Kedua belah pihak juga sebenarnya telah di pertemukan dan sepakat untuk berdamai. Namun saat di luar hotel, oknum ojol mendapatkan provokasi kembali hingga menyebabkan terjadinya keributan lagi.
“Damai di dalam, tetapi sampai di luar banyak provokasi,” tutur Binsar.
Pengakuan dari karyawan hotel juga di ketahui tidak memukuli ojol itu, melainkan mencekiknya. Karyawan hotel berusaha menutup mulut ojol yang mengoceh saat di tegur.
“Tidak di pukul, dia mengaku di cekik katanya bukan di pukul. Alasannya anggota saya terlalu banyak ceritanya jadi dia mau tutup mulutnya,” ungkap Binsar.
Page: 1 2
DUMAI – Polemik pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus bergulir.…
DUMAI – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Kawasan Pelabuhan…
Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,…
DUMAI - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) 234 Solidarity Community (SC) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah…
DUMAI - Terkait dengan aksi balapan liar di Jalan Sudirman yang sangat meresahkan penguna jalan…
DUMAI – Polemik tukar guling atau ruislag aset SDN 001 Lubuk Gaung milik Pemerintah Kota…