Dumai

Wako Dumai Kecam KSOP, Sebut Aturan Sepihak dan Abaikan Daerah

DUMAI – Walikota Dumai Paisal dalam aksi unjukrasa ratusan massa Aliansi Buruh mengecam keras kebijakan Kepala KSOP Dumai Diaz Saputra yang dianggap memicu kekisruhan di kalangan perburuhan bongkar muat kepelabuhanan Dumai, Selasa (2/6).

Aksi unras ratusan massa buruh di kawasan pelabuhan ikan Dumai Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Barat dimulai sejak pukul 07.30 Wib ini sempat diwarnai aksi penghadangan truk angkutan CPO melintasi jalan menuju kawasan industri di Kelurahan Lubuk Gaung.

Unjukrasa ini diketahui karena kekecewaan mendalam para buruh terhadap kebijakan baru terkait operasional pelabuhan yang sepihak dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Dumai yang dinilai merugikan kaum buruh dan pelaku usaha lokal, keagenan kapal dan koperasi.

Buruh menilai edaran KSOP ini merusak kondusifitas yang sudah berjalan sejak Tahun 2022.

Walikota Paisal didampingi Ketua DPRD Dumai Agus Miswandi mendatangi ratusan massa sekitar pukul 08.40 Wib untuk meredakan situasi demonstrasi dan disambut riuh oleh massa aksi yang menuntut keadilan.

Paisal dihadapan aksi massa juga mengungkapkan kekecewaan kepada Kepala KSOP Dumai Diaz Saputra yang dinilai pengecut dan mangkir dari kesepakatan untuk hadir menemui warga.

“Saya merasa kecewa dan dikangkangi oleh KSOP hari ini. Kita sudah sepakat untuk hadir hari ini, tapi mendadak pagi-pagi ke Jakarta. Ada apa,” kata Paisal.

Walikota Dumai dua periode ini juga menilai KSOP melangkahi wewenang pemerintah daerah dan mengabaikan forum komunikasi pimpinan daerah lainnya.

Berulangkali dia mencoba menghubungi KSOP lewat sambungan telepon, namu diabaikan.

Dalam waktu cepat ini Pemko Dumai akan melayangkan surat koordinasi ke KSOP Dumai, dan apabila ajakan duduk bersama ini diabaikan maka secara otomatis akan membatalkan surat edaran tersebut.

“Kami harap tidak ada lagi surat edaran sepihak, dan mohon maaf, mereka sudah melangkahi kita, tidak ada menghormati kita,” tegas Paisal.

Terkait persoalan ini, Pemko Dumai akan menyurati Menteri Perhubungan dan berkoordinasi dengan Wakil Menteri untuk membereskan carut-marut regulasi yang mengganggu kondusifitas perburuhan di Kota Dumai.

Sementara itu, Ketua Aliansi Advokasi Jasa TKBM Riau Syahroni dalam orasinya menegaskan bahwa pihaknya menuntut kepastian hukum atas kebijakan yang diterbitkan KSOP Dumai.

Setelah mendapatkan jaminan dari pemerintah daerah, massa akhirnya membuka blokade jalan dan membubarkan diri secara tertib. Arus lalu lintas di kawasan simpang TPI Dumai kembali normal. **

 

sumber: ANTARA

Ahmad 123

Recent Posts

Ketua DPC Gerindra Dumai Johannes MP Tetelepta Dukung Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis

DUMAI – Ketua DPC Partai Gerindra Kota Dumai, H. Johannes MP Tetelepta, atau yang akrab…

4 minggu ago

Ratusan Massa TUAH Dumai Sampaikan Aspirasi di Tiga Instansi, Soroti Polemik TKBM dan Desak Penyelesaian

DUMAI - Ratusan massa yang tergabung dalam Tegak Untuk Amanah dan Harga Diri (TUAH) Dumai…

4 minggu ago

Bulan Seni Rakyat Kembali Aktif sebagai Wadah Seni dan Budaya Kota Dumai

Dumai, 20 Juni 2026 – Bulan Seni Rakyat (BUSER) sebuah wadah seni dan budaya yang…

1 bulan ago

LHMB Kota Dumai Layangkan Teguran Resmi kepada Management City Mall Dumai, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf kepada Masyarakat

H DUMAI – Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai secara resmi melayangkan surat teguran…

1 bulan ago

Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Tanam Cabai di Jalan Bintan

DUMAI – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi, Bripka Bob…

1 bulan ago

LHMB Desak PT Mayatama Solusindo Ganti Rugi Warga dan Audit Kerja Sama Provider Internet

DUMAI – Ratusan massa yang tergabung dalam Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai menggelar…

1 bulan ago