Categories: Umum

Panpel Lakukan Revisi Syarat Lomba, Ketua PWI Meranti,: Nominasi Pemenang dan Hadiah Diperbanyak

MERANTI – Panitia pelaksanaan pelantikan (panpel) Pengurus PWI Kepulauan Meranti melakukan revisi terhadap syarat ketentuan Lomba Karya Jurnalistik (LKJ). Tujuannya untuk memberikan kemudahan bagi peserta dalam mengikuti lomba.

Selain dipermudah, nominasi pemenang dan hadiah lomba juga ditambah. Upaya ini dilakukan guna merangsang dan meningkatkan kemauan masyarakat, sehingga bisa berpartisipasi tanpa dipersulit oleh syarat.

“Kita segera merevisi syarat dan ketentuan lomba agar mempermudah peserta. Khususnya lomba foto, dan LKTJ nominasi pemenang dan hadiahnya bakal kita tambah lagi,” kata Ketua Panitia Pelaksana, Angrea Eko usai rapat teknis diantor PWI Kepulauan Meranti, Jalan Durian, Selatpanjang, Sabtu (26/9) malam.

Menurut dia, banyak masukan dari masyarakat umum terkait syarat ketentuan lomba yang terasa memberatkan peserta. Meskipun, pada awalnya item syarat dan ketentuan yang sudah disepakati bersama para ahli dibidangnya sesuai dengan aturan main setiap perlombaan.

“Ada beberapa hal yang membuat peserta bingung pada syarat lomba. Seperti halnya peserta yang hanya bermodalkan foto melalui handphone langsung merasa kalah saing jika diadukan dengan kalangan fotografer yang profesional dengan kamera DSRL,” terangnya.

Wakil Ketua PWI Kepulauan Meranti, Pauzi juga menambahkan, ada dua kategori lomba yang akan direvisi ketentuan syarat dan hadiahnya. Diantaranya lomba karya tulis jurnalistik dan foto. Khusus karya tulis akan ditambah nominasi pemenangnya.

“Nominasi pemenang lomba karya tulis akan diperbanyak, otomatis hadiahnya juga ditambah. Sebelumnya hanya ada 3 juara, kemudian ada juara 3 harapan. Jadi total ada 6 pemenang. Untuk hadiah juara I Rp7 juta, juara II Rp5 juta, juara III Rp3 juta, harapan I Rp1,5 juta, harapan II Rp1 juta, dan harapan III Rp750 ribu,” rinci Pauzi

Sementara lomba foto, kata Pauzi akan dibungkus dengan nilai semi jurnalistik. Artinya, peserta bisa bebas mengambil objek foto sesuai tema yang diminta, namun tidak meninggalkan nilai jurnalistiknya. Sebagai contoh keterangan foto yang menunjukkan lokasi dan waktu pengambilan.

Tak hanya itu, lomba foto juga akan dipilah menjadi dua jenis yaitu, foto kamera (DSLR) dan foto kamera handphone. Dua foto jenis ini disepakati untuk mengurangi pesimistis peserta yang hanya bermodalkan handphone saja, sehingga mereka tetap bisa ikut berkompetisi.

“Lomba foto hasil potret DSLR dan kamera handphone tetap bisa sama-sama berkompetisi. Namun, hadiahnya kita bedakan. Hadiah pemenang untuk foto dari DSLR yaitu juara I Rp4 juta, juara II Rp2 juta, dan juara III Rp1,5 juta. Sedangkan untuk foto kamera handphone juara I Rp2 juta, juara II Rp1 juta, dan juara III Rp 750 ribu,” jelasnya

Ketua PWI Kepulauan Meranti, Syamsidir Salim mengakui revisi syarat ketentuan LKJ sengaja dilakukan agar peserta tidak kaku terhadap aturan main dalam lomba tersebut. Tapi hanya dua kategori lomba saja yang sesikit dilakukan perubahan, namun tidak pada lomba video.

“Kita lakukan mengingat banyaknya masukan dari kawan-kawan yang berat jika lomba foto hasil DSLR diadukan dengan handphone. Tentu hasil fotonya lebih berkualitas di DSLR. Setelah kita pertimbangkan, untuk hasil foto dari kamera handphone akan dikhususkan. Jadi mereka yang menggunakan handphone bisa berkesempatan untuk mengikuti lomba, namun dibedakan dengan DSLR,” jelasnya.

Disamping itu, panitia juga menekankan bahwa khusus untuk lomba foto, masing-masing peserta hanya boleh mengikuti satu jenis saja. Artinya, jika peserta memilih foto pro (DSLR), maka tidak lagi diperbolehkan mengirimkan hasil dari foto Handphone.

Sedangkan untuk lomba karya tulis jurnalistik, lanjutnya, nominasi atau calon pemenangnya akan ditambahkan. Sehingga, khususnya wartawan yang bertugas di Kepulauan Meranti berkesempatan untuk berkompetisi mengasah tulisannya dan bisa memperebutkan hadiah yang disediakan.

“Kita pikir lomba tulis jika dibuat hanya ada 3 pemenang, dikhawatirkan partisipasi (wartawan) minim untuk mengikuti. Jadi, kalau ditambah pemenangnya akan menjadi semangat mereka untuk mengikuti lomba,” kata Syamsidir.      (Rls/DIL)

Redaksi

Recent Posts

Gerak Cepat Pasca Desk Evaluasi, Kemenkum Riau Tuntaskan Perbaikan WBBM

PEKANBARU - Komitmen meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) terus diperkuat melalui rapat…

1 hari ago

Capaian IKPA Terbaik, Polda Riau Terima Penghargaan dari Kapolri

JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Riau menerima piagam penghargaan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo…

1 hari ago

Jaksa Agung Lantik Kajati Riau Baru, I Dewa Gede Wirajana Gantikan Sutikno

JAKARTA - Pucuk pimpinan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau resmi berganti. Jaksa Agung RI ST Burhanuddin…

1 hari ago

Praktik Medis Ilegal, Eks Finalis Putri Indonesia Riau Ditangkap

PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau membongkar praktik ilegal di bidang kesehatan dan…

1 hari ago

Wakil Wali Kota Dumai Hadiri Rakor Karhutla

DUMAI - Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kebakaran Hutan dan…

2 hari ago

Tak Ada Tenaga Ahli, Pemprov Riau Bentuk Tim Asistensi Desa

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menegaskan tidak ada pengangkatan tenaga ahli oleh Plt Gubernur dalam…

2 hari ago