Riau

Pemprov Riau Lepas Pengantara Sembilan Pasien Rujukan

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melepas pengantara pasien rujukan yang akan mendampingi sembilan pasien warga kurang mampu menjalani perawatan di rumah sakit rujukan nasional di Jakarta. Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan lanjutan.

Kegiatan pelepasan tersebut melibatkan kerja sama antara Pemprov Riau, Dinas Kesehatan Provinsi Riau, dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau. Seluruh kebutuhan keberangkatan dan pendampingan pasien difasilitasi melalui sinergi berbagai pihak.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Riau untuk membantu masyarakat tidak mampu yang membutuhkan pengobatan lanjutan. Menurutnya, pemerintah hadir untuk memastikan warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.

“Berdasarkan arahan Pak Gubernur agar masyarakat tidak mampu kita bantu. Lewat BAZNAS kita support masyarakat yang membutuhkan,” ujar Zulkifli usai melepas keberangkatan di Gedung VIP Lancang Kuning, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan, dari sembilan pasien yang diberangkatkan, delapan orang merupakan penderita penyakit jantung yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Sebanyak enam pasien merupakan anak-anak dan dua lainnya adalah pasien dewasa.

Delapan orang tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Selain itu, terdapat satu pasien anak yang menderita kanker hati atau CA hati dan membutuhkan perawatan khusus di rumah sakit rujukan nasional.

Dikatakan Zulkifli, proses keberangkatan hingga kebutuhan pendampingan pasien difasilitasi oleh pemerintah daerah bersama BAZNAS. Pemprov Riau berharap, mereka yang berobat bisa kembali dalam keadaan sehat.

“Kita semua fasilitasi semuanya. Harapan kita anak-anak yang berobat dapat kembali dalam keadaan sehat,” katanya.

Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, mengatakan bantuan tersebut diberikan melalui Program Riau Sehat yang selama ini fokus membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi biaya pengobatan. Program tersebut ditujukan bagi warga yang mengalami kesulitan ekonomi saat harus menjalani perawatan medis.

“Bantuan Program Riau Sehat yang biasa kita dengar adalah untuk menanggulangi biaya pengobatan kaum tidak mampu dan mereka yang kesulitan dalam pembiayaan. Kita memiliki program untuk membiayai masyarakat Riau yang memiliki kendala tersebut,” ujar Masriadi.

Masriadi menyebutkan total bantuan yang disalurkan untuk sembilan pasien mencapai Rp197 juta dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa indikator utama penerima bantuan adalah masyarakat tidak mampu yang menghadapi beban biaya pengobatan sangat besar.

“Kriterianya adalah masyarakat tidak mampu. Indikator utamanya ketika masyarakat harus merawat anak dengan biaya sangat besar dan kemungkinan tidak bisa mendapatkannya kecuali dibantu, kita bantu di situ,” ungkapnya.

Ditambahkannya. Baznas bekerja sama dengan Dinas Kesehatan melalui Pemprov Riau untuk saling bersinergi. Tentunya untuk memberikan hal yang paling diperlukan masyarakat Riau saat ini. **

 

 

sumber: Mediacenter Riau

Ahmad 123

Recent Posts

Doa Ibu dari Dumai Mengiringi Prestasi Fahrel, Juara 1 Karate Kadet Putra di Cimahi

Bandung Barat – Prestasi membanggakan diraih M. Fahrel Al-Haq, putra dari Suryati yang akrab disapa…

3 hari ago

FKPP Siapkan Perayaan Hari Santri Nasional 2026, Hadad Alwi Dijadwalkan Tampil di Dumai

DUMAI — Kota Dumai bersiap menjadi pusat perayaan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diperkirakan…

1 minggu ago

KTV 21 Hadir di Dumai, Usung Konsep Hiburan Aman dan “Happy Tanpa Narkoba”

DUMAI — KTV 21 resmi dibuka untuk umum pada Senin (21/9) malam. Tempat hiburan karaoke…

1 bulan ago

Surat Konfirmasi Tak Kunjung Dijawab, Keterbukaan Informasi KSOP Dumai Jadi Sorotan

DUMAI – Keterbukaan informasi publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai dipertanyakan. Pasalnya,…

2 bulan ago

Bukan Mundur, Johannes Tarik Berkas! Surat Ujang Said Ungkap Banyak Kejanggalan di TPP KONI Dumai

DUMAI – Polemik pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus bergulir.…

2 bulan ago

Polsek KSKP Dumai Dorong Ketahanan Pangan, Lahan 0,5 Hektare Disiapkan untuk Jagung Pipil

‎DUMAI – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Kawasan Pelabuhan…

2 bulan ago