Riau

Peringkat 5, Riau Jadi Daerah Non-Jawa dengan Kinerja Arsip Terbaik Nasional

PEKANBARU – Upaya Pemerintah Provinsi Riau membenahi sistem administrasi pemerintahan berbuah pengakuan di tingkat nasional. Dalam pengawasan kearsipan tahun 2025 yang dilakukan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Riau sukses masuk jajaran lima provinsi dengan pengelolaan arsip terbaik di Indonesia.

Tak hanya itu, Riau juga menjadi provinsi terbaik di luar Pulau Jawa dalam bidang tata kelola kearsipan pemerintahan.

Berdasarkan hasil penilaian ANRI, Pemprov Riau memperoleh predikat AA atau Sangat Memuaskan dengan nilai 94,21. Capaian tersebut menempatkan Riau sejajar dengan sejumlah provinsi besar di Pulau Jawa yang selama ini dikenal unggul dalam tata kelola administrasi pemerintahan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Indra, mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dokumen dan arsip pemerintahan.

“Pengakuan ini menunjukkan sistem kearsipan di lingkungan Pemprov Riau semakin tertib, profesional, dan terus berkembang ke arah yang lebih baik,” katanya, Jumat (22/5/2026).

Penghargaan diserahkan langsung Kepala ANRI, Dr. Mego Pinandito, pada 20 Mei 2026 kepada perwakilan Pemerintah Provinsi Riau.

Indra menjelaskan, penilaian kearsipan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengelolaan arsip aktif dan inaktif, proses pemusnahan dokumen, sistem penyimpanan, hingga pembinaan terhadap OPD di lingkungan Pemprov Riau.

Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah meningkatkan pemahaman seluruh instansi mengenai pentingnya arsip sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Karena itu, pihaknya terus melakukan pendampingan dan pembinaan agar setiap OPD mampu menerapkan sistem pengarsipan yang lebih modern dan terstruktur.

“Kesadaran pengelolaan arsip sekarang semakin baik. Dukungan OPD dan kerja para arsiparis juga sangat membantu peningkatan kualitas kearsipan di Riau,” ujarnya.

Dalam daftar nasional, posisi lima besar pengawasan kearsipan ditempati Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Riau. Prestasi tersebut menjadi capaian penting bagi Riau dalam memperkuat reformasi birokrasi dan tata kelola administrasi pemerintahan yang lebih tertib. **

 

sumber: Mediacenter

Ahmad 123

Recent Posts

Surat Konfirmasi Tak Kunjung Dijawab, Keterbukaan Informasi KSOP Dumai Jadi Sorotan

DUMAI – Keterbukaan informasi publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai dipertanyakan. Pasalnya,…

4 hari ago

Bukan Mundur, Johannes Tarik Berkas! Surat Ujang Said Ungkap Banyak Kejanggalan di TPP KONI Dumai

DUMAI – Polemik pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus bergulir.…

1 minggu ago

Polsek KSKP Dumai Dorong Ketahanan Pangan, Lahan 0,5 Hektare Disiapkan untuk Jagung Pipil

‎DUMAI – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Kawasan Pelabuhan…

1 minggu ago

Stakeholder Riau Sepakat Perkuat Pengawalan dan Standar Keamanan Program MBG

Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,…

2 minggu ago

234 SC Gelar Baksos di Dumai, Pekanbaru dan Kampar, Dilanjutkan Konvenwil I Riau

DUMAI - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) 234 Solidarity Community (SC) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah…

2 minggu ago

Erwin Komeng Tokoh Masyarakat Lepin Berikan Apreasiasi Sebesarnya Kepada Polres Terkait Balapan Liar

DUMAI - Terkait dengan aksi balapan liar di Jalan Sudirman yang sangat meresahkan penguna jalan…

2 minggu ago