Categories: Bengkalis

PMII Bengkails Pertanyakan Pengawasan Disperindag Terkait HET Gas Elpiji 3 Kg Yang Dinilai Menjadi Penyebab Kelangkaan

Bengkalis – 18/12/2019  Pada hari selasa tanggal 10 desember 2019 PMII kabupaten Bengkalis melakukan Audiensi terkait Harga Eceran tertinggi( HET) dan ketidaktepat sasaranya Gas elpiji 3 Kg subsidi yang bertempat di ruang rapat Disperindag Kabupaten Bengkalis.
Gas elpiji sangat ramai diperbincangkan pada akhir-akhir ini keluh kesah masyarakat tentang Harga dan pemasokan gas elpiji kepada konsumen, PMII kabupaten sebelum melakukan audiensi kepada Disperindag telah melakukan survey kepada usaha menegah di Bengkalis.
Hasil nya ternyata survey dilapangan usaha menengah di Bengkalis banyak memakai Gas Elpiji 3 kg yang subsidi yang seharusnya di gunakan untuk masyarakat miskin, dan ini ketidak tepat sasarannya kepada konsumen yang berhak mendapatkan Gas Elpiji 3 kg Subsidi.
Gas elpiji amatlah berarti bagi masyarakat karena sebagai kebutuhan sehari didalam kehidupan keluarga, dengan kegunaannya masing-masing, terlihat perihatin ketika harga yang tidak beraturan dan tinggi yang dijual oleh pangkalan apa lagi adanya pengecer yang mengambil langsung kepangkalan dan jelas pastinya pengecer mengambil keuntungan dari melon hijau tersebut sehingga harganya lebih tinggi dari pangkalan.
“kami dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kabupaten Bengkalis menyambung lidah masyarakat bengkalis terkait harga dan kelangkaan gas elpiji subsidi karena kami sebagai mahasiswa dan masyarakat sangat peduli akan permasalahan ini kami berharap harga Elpiji ini bisa disama ratakan dengan PerBup Tahun 2015 Dengan HET Rp.21.500,kami berharap kepada Disperindag bisa menangani permasalahan ini dan survey ketempat-tempat usaha menengah yang memakai gas elpiji subsidi 3 kg, yang seharusnya di pakai oleh masyarakat miskin kami dari PMII(pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) siap bekerjasama dengan disperindag melakukan pengawasan atau menjadi peninjau sebagaimana kerja disperindag dan meratakan harga dengan satu tujuan kita berkomitmen meratakan harga dan survey kelapangan karena saya lihat dilapangan pangkalan menjual dengan harga tinggi yang tidak sesuai dengan HET yang diterbitkan oleh Bupati Bengkalis”. Ucap Isnawi
Aspirasi yang disampaikan oleh Isnawi selaku ketua PMII Komisariat STAIN Bengkalis didalam Audiensi.
” Kami meminta agar Disperindag harus membuat lagi kartu yang berhak mendapatkan gas elpiji 3kg subsidi sebagaimana yang pernah dilakukan ditahun yang lalu melalui Data KK( Kartu Keluarga)  agar meminimalisir ketidaktepat sasarannya gas elpiji 3kg subsidi ini”. Tutp Isnawi
Redaksi

Recent Posts

KTV 21 Hadir di Dumai, Usung Konsep Hiburan Aman dan “Happy Tanpa Narkoba”

DUMAI — KTV 21 resmi dibuka untuk umum pada Senin (21/9) malam. Tempat hiburan karaoke…

2 minggu ago

Surat Konfirmasi Tak Kunjung Dijawab, Keterbukaan Informasi KSOP Dumai Jadi Sorotan

DUMAI – Keterbukaan informasi publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai dipertanyakan. Pasalnya,…

1 bulan ago

Bukan Mundur, Johannes Tarik Berkas! Surat Ujang Said Ungkap Banyak Kejanggalan di TPP KONI Dumai

DUMAI – Polemik pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus bergulir.…

1 bulan ago

Polsek KSKP Dumai Dorong Ketahanan Pangan, Lahan 0,5 Hektare Disiapkan untuk Jagung Pipil

‎DUMAI – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Kawasan Pelabuhan…

1 bulan ago

Stakeholder Riau Sepakat Perkuat Pengawalan dan Standar Keamanan Program MBG

Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,…

1 bulan ago

234 SC Gelar Baksos di Dumai, Pekanbaru dan Kampar, Dilanjutkan Konvenwil I Riau

DUMAI - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) 234 Solidarity Community (SC) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah…

1 bulan ago