PEKANBARU – Polda Riau tengah mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap tokoh adat Melayu Riau yang terjadi di sebuah kedai kopi di Jalan Arfin Achmad, Kota Pekanbaru.
Peristiwa tersebut melibatkan tokoh masyarakat Riau, H. Suparman, yang saat itu berada di lokasi bersama sejumlah pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).
Situasi berubah memanas ketika seorang pria berinisial IP, yang diketahui merupakan ketua salah satu organisasi kemasyarakatan di Pekanbaru, datang.
IP melontarkan kata-kata keras sambil menunjuk korban di hadapan umum. Insiden tersebut sempat memicu ketegangan, namun berhasil diredam oleh pihak yang berada di lokasi.
Video IP menghardik Suparman dan H. Taufik Tambusai itu kemudian beredar luas di media sosial dan memicu reaksi dari berbagai kalangan, khususnya tokoh adat.
Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, memastikan pihaknya telah menerima laporan pengaduan terkait kejadian tersebut dan saat ini tengah melakukan pendalaman.
“Laporan sudah kami terima dan sedang didalami untuk membuat terang permasalahan. Proses penyelidikan berjalan sesuai prosedur,” ujar Pandra, Selasa (5/5/2026).
Ia menambahkan, penanganan perkara akan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan. Saat ini, polisi juga telah melakukan pengumpulan bahan keterangan awal serta memonitor perkembangan situasi di tengah masyarakat.
Pandra mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.**
sumber: CAKAPLAH
DUMAI — KTV 21 resmi dibuka untuk umum pada Senin (21/9) malam. Tempat hiburan karaoke…
DUMAI – Keterbukaan informasi publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai dipertanyakan. Pasalnya,…
DUMAI – Polemik pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus bergulir.…
DUMAI – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Kawasan Pelabuhan…
Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,…
DUMAI - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) 234 Solidarity Community (SC) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah…