Politik

Pranala Jalma : Mencari Otak Politik

Teleskopnews.com – Otak politik layaknya organ utama yang menjadi pengendali semua fungsi, termasuk mengendalikan pergerakan, perasaan, dan pikiran kelompok human yang ditargetkan.
Pemecahan suatu masalah, baik dan buruk, benar dan salah, tergantung dari daya otak tersebut.
Daya pikir otak sangat dipenganruhi oleh jaringan, sel-sel otak (saraf) yang menghidupi dan memengaruhi kerja otak sebagai pengendali tubuh sebagai komponen utama.
Dengan demikian, maka otak politik yang baik, harus memiliki jaringan sel otak (saraf) yang baik pula. Jaringan tersebut adalah orang-orang yang menerima informasi dan memberikan informasi sebagai asupan otak.
Sebaliknya, kerja buruk organ inti itu menjadi sangat buruk akibat adanya kerusakan jaringan dan kematian pada saraf (neuron).
Komponen sistem saraf yang merupakan inti pergerakan terdiri dari sel saraf (neuron), sistem saraf pusat, dan sistem saraf tepi.

Sel Saraf Neuron

Neuron adalah sel yang memiliki kemampuan menerima impuls dan menghantarkan impuls.
Neuron dalam jaringan hubungan human dikategorikan sebagai massa penerima manfaat atas pergerakan sel inti hingga kemudian memberikan dukungan penuh untuk otak terus menetap dalam kepala (kekuasaan).
Neuron sel-selnya tidak boleh mengalami pembelahan. Sel-sel ini tidak boleh mati, karena jika sudah mati atau rusak maka neuron tidak dapat diganti, namun dia bisa mengganti otak politik yang bekerja buruk.
Dalam neuron ada tiga bagian, yakni badan sel sebagai pemberi pesan otak, dendrit sebagai pemberi rangsangan pergerakan, dan akson adalah pemberi manfaat agar neuron berjalan sesuai kehendak otak.
Tiga bagian ini saling berkaitan. Jika  badan sel mengalami kerusakan atau mati, maka pesan yang diterima otak akan buruk.
Pesan yang buruk kepada otak akan menghasilkan rangsangan pergerakan yang merugikan hingga mengancam kerusakan pada neuron (bangsa).
Kondisi demikian terjadi saat ini, dalam kehidupan berbangsa di negara ini. Maka diperlukan jaringan baru untuk membentuk otak yang mampu menjadi pengendali penuh atas pergerakan, perasaan, dan pikiran bangsa.
Oleh : Fazar Muhardi
Redaksi

Recent Posts

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PeHR dan Polres Dumai Tanam Mangrove Bersama Kapolda Riau

DUMAI - Persatuan Hijau Riau (PeHR) bersama Polres Dumai menggelar aksi penanaman mangrove di kawasan…

2 jam ago

Pemprov Riau Lepas Pengantara Sembilan Pasien Rujukan

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melepas pengantara pasien rujukan yang akan mendampingi sembilan pasien…

2 hari ago

Mumpung Gratis, Sekdaprov Riau Imbau UMKM Segera Urus Sertifikasi Halal Sebelum Oktober

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus memperkuat komitmen dalam membangun ekosistem halal yang kuat…

2 hari ago

Soal Keluhan Antrean RoRo Dumai-Rupat, DPRD Riau Segera Panggil Dishub

PEKANBARU - Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Dumai, Bengkalis dan Meranti, Khairul Umam angkat…

2 hari ago

Asisten I Buka Sosialisasi Inovasi Daerah, Dumai Siap Tingkatkan Indeks Inovasi

DUMAI - Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Dumai Muhammad Yunus…

2 hari ago

Bripka Bob Sinaga Pantau Ketahanan Pangan Bergizi, Warga Sukajadi Kembangkan Tanaman Cabai

DUMAI – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi, Bripka Bob Sinaga,…

2 hari ago