Bisnis

PT Pembangunan Dumai Bentuk Core Bisnis Ekspor Impor, Perkuat Peran BUMD Dorong Ekonomi Daerah

DUMAI – PT Pembangunan Dumai (Perseroda) resmi menetapkan pembentukan Core Bisnis Ekspor Impor sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengembangan usaha dan meningkatkan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap perekonomian Kota Dumai.

Pembentukan unit bisnis tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Direktur Nomor 015/SK-DIRUT/I/2026 tentang Pengangkatan Bisnis Bidang Ekspor Impor, yang ditandatangani dan mulai berlaku pada 12 Januari 2026 di Dumai.

Direktur PT Pembangunan Dumai (Perseroda), Andika Fithrian, ST, mengatakan bahwa pembentukan core bisnis ekspor impor merupakan bagian dari transformasi perusahaan agar semakin adaptif dan berorientasi bisnis.

“Pembentukan core bisnis ekspor impor ini merupakan langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan usaha sekaligus meningkatkan kontribusi BUMD terhadap perekonomian daerah. Kami ingin memastikan potensi perdagangan internasional dapat dikelola secara profesional dan memberikan nilai tambah bagi daerah,” ujar Andika, Senin (12/1/2026).

Dalam surat keputusan tersebut, ditetapkan susunan personel Core Bisnis Ekspor Impor PT Pembangunan Dumai (Perseroda), yaitu:

  • Manager Ekspor Impor: Ganda Jaya Siregar
  • Koordinator Ekspor Impor: Amirudin
  • Koordinator Ekspor Impor: Faisal Arif

Andika menjelaskan, masa penugasan personel ditetapkan selama tiga tahun, dengan evaluasi kinerja dilakukan secara berkala setiap satu tahun.

“Kami menempatkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan pemahaman di bidang perdagangan internasional, kepabeanan, serta perizinan. Evaluasi rutin akan menjadi instrumen penting untuk memastikan kinerja tetap optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Manager Ekspor Impor PT Pembangunan Dumai (Perseroda), Ganda Jaya Siregar, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah dan mendorong pengembangan bisnis ekspor impor yang berkelanjutan.

“Kami siap bekerja maksimal untuk mengembangkan bisnis ekspor dan impor, termasuk membuka peluang pasar baru, memperkuat kemitraan, serta mendukung pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di pasar internasional,” katanya.

Menurut Ganda, posisi strategis Kota Dumai sebagai wilayah pelabuhan dan perdagangan menjadi modal besar dalam pengembangan bisnis ekspor impor ke depan.

“Dengan dukungan manajemen dan regulasi yang jelas, kami optimistis Core Bisnis Ekspor Impor PT Pembangunan Dumai dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” pungkasnya.

Pembentukan Core Bisnis Ekspor Impor ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola BUMD, meningkatkan pendapatan perusahaan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Dumai. **

 

 

sumber: monitor riau

Ahmad 123

Recent Posts

Surat Konfirmasi Tak Kunjung Dijawab, Keterbukaan Informasi KSOP Dumai Jadi Sorotan

DUMAI – Keterbukaan informasi publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai dipertanyakan. Pasalnya,…

3 minggu ago

Bukan Mundur, Johannes Tarik Berkas! Surat Ujang Said Ungkap Banyak Kejanggalan di TPP KONI Dumai

DUMAI – Polemik pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus bergulir.…

3 minggu ago

Polsek KSKP Dumai Dorong Ketahanan Pangan, Lahan 0,5 Hektare Disiapkan untuk Jagung Pipil

‎DUMAI – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Kawasan Pelabuhan…

3 minggu ago

Stakeholder Riau Sepakat Perkuat Pengawalan dan Standar Keamanan Program MBG

Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,…

4 minggu ago

234 SC Gelar Baksos di Dumai, Pekanbaru dan Kampar, Dilanjutkan Konvenwil I Riau

DUMAI - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) 234 Solidarity Community (SC) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah…

4 minggu ago

Erwin Komeng Tokoh Masyarakat Lepin Berikan Apreasiasi Sebesarnya Kepada Polres Terkait Balapan Liar

DUMAI - Terkait dengan aksi balapan liar di Jalan Sudirman yang sangat meresahkan penguna jalan…

4 minggu ago