Sosial

Rayan Selamat Setelah Terjebak di Sumur 32 Meter

Penyelamatan Rayan Oleh Tim Gabungan Maroko

Di kawasan tersebut terdapat perangkat keamanan besar, beberapa teknisi, anggota Proteksi Sipil, Teknik Sipil, ahli topografi.

Serta anggota Royal Gendarmerie dan Pasukan Pembantu yang membentuk penghalang keamanan untuk mencegah mendekatnya warga. situs penyelamatan.

Rayan jatuh Selasa lalu ke dalam sumur yang terletak di sebelah rumah keluarga di desa Ighran, sekitar 70 kilometer dari kota utara Chauen, tetapi pekerjaan penyelamatan di mulai kemarin, ketika pihak berwenang menanggapi panggilan orang tua, yang Setelah mencari untuk anak itu, mereka menempatkannya di dalam rongga.

Seperti yang di jelaskan sang ayah kepada beberapa media lokal, mereka mencurigai putranya berada di dalam sumur dan kemudian mereka memperkenalkan ponsel dengan kamera yang di gantung dengan tali, yang dengannya mereka memverifikasi bahwa dia ada di dasar.

Sang ayah menunjukkan bahwa sumur itu di tutup dengan tong, tetapi anak itu pasti telah memindahkannya sebelum jatuh ke dalamnya.

Ketika mereka menemukan bahwa anak itu ada di dalam, katanya, mereka memberi tahu pihak berwenang, yang memulai operasi penyelamatan kemarin.

Beberapa relawan mencoba masuk ke dasar dengan memegang tali, tetapi sumurnya sangat sempit (antara 30 dan 50 sentimeter) sehingga mereka tersangkut di jalan.

Sumber bersikeras pada kompleksitas pekerjaan penyelamatan, yang berjalan dengan hati-hati karena “risiko tinggi tanah longsor” di daerah tersebut.

Helikopter Royal Gendarmerie telah melakukan perjalanan ke tempat kejadian untuk memindahkan anak jika perlu. Serta ambulans yang di lengkapi dengan bahan resusitasi.

Saat ini tidak ada informasi yang di konfirmasi tentang keadaan kesehatan Rayan.

Tetapi beberapa media lokal yang hadir di tempat kejadian menunjukkan pada Kamis malam bahwa anak itu masih hidup. Gambar yang di siarkan langsung menunjukkan pasukan Maroko memasok oksigen dan air dengan gula ke Rayan.

Siaran Langsung Penyelamatan Rayan

Media lokal menyiarkan siaran langsung sepanjang malam, yang pada gilirannya di siarkan ulang oleh saluran Arab Al Jazeera Mubasher.

Mereka menunjukkan kemajuan pekerjaan, yang terkadang terhenti karena tanah longsor atau memberi jalan bagi surveyor dan ahli yang hadir di lokasi. Untuk melakukan studi yang di perlukan sebelum melanjutkan pekerjaan.

Gambar-gambar itu menunjukkan kehadiran besar-besaran warga yang menghabiskan sepanjang malam di tempat itu sambil berdoa untuk anak dari waktu ke waktu.

Proses tersebut telah menyebabkan keributan besar di Maroko. di mana jejaring sosial di penuhi dengan foto. Dan pesan solidaritas kepada orang tua anak tersebut. Banyak netizen yang mengubah foto profilnya menjadi milik Rayan.

Sumber: elcomercio.pe

Page: 1 2

Redaksi

Recent Posts

Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Tanam Cabai di Jalan Bintan

DUMAI – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi, Bripka Bob…

1 bulan ago

LHMB Desak PT Mayatama Solusindo Ganti Rugi Warga dan Audit Kerja Sama Provider Internet

DUMAI – Ratusan massa yang tergabung dalam Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai menggelar…

1 bulan ago

LHMB Kota Dumai Tolak Hasil RDP DPRD dengan Provider Internet, Nilai Tidak Berpihak kepada Masyarakat

DUMAI – Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai menyatakan menolak hasil kesepakatan yang lahir…

1 bulan ago

LHMB Dumai Ajak Masyarakat Dukung Penertiban Kabel Internet Demi Kota yang Lebih Tertata

DUMAI – Panglima Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai, Wan Ade Syahputra, menyampaikan himbauan…

1 bulan ago

Tingkatkan Wawasan K3, Mahasiswa KKN FK UNRI Kunjungi PT Bumi Karyatama Raharja

DUMAI – Dalam rangka pelaksanaan program KKN Berdampak Tahun 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

1 bulan ago

Bhabinkamtibmas Laksamana Lakukan Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi, Fokus Budidaya Cabai

DUMAI – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Laksamana, Aipda Anwar Dedi,…

1 bulan ago