Pekanbaru

Senyum Mereka Mulai Tampak, Ketika Gubri Abdul Wahid Datang ke Pengungsian

PEKANBARU – Halaman rumah RT 02/RW 03 di Jalan Pepaya, Kelurahan Pulau Karomah, Kecamatan Sukajadi Pekanbaru, disulap menjadi tempat pengungsian warga yang terkena dampak kebakaran. Mereka berkumpul, mencoba menata hati di tengah keterbatasan.

Senyum mereka mulai tampak, ketika langkah kaki Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid datang meninjau langsung kondisi rumah dan kios yang dilalap “Si Jago Merah”. Kehadiran Wahid disambut hangat meski wajah-wajah kelelahan masih tampak jelas di antara para pengungsi. Ia menyusuri barisan tenda sembari menyalami warga satu per satu.

Tak ada jarak yang terlihat. Orang nomor satu di Riau tersebut berbincang dengan bahasa sederhana, penuh empati, seakan sedang berbicara dengan keluarga sendiri.

“Bapak Ibu, kami ada di sini untuk kebersamaan. Jadi tak perlu khawatir, jangan berlarut dalam kesedihan,” ucap Wahid, Minggu (28/09) pagi.

Di tenda yang sebagian besar ditempati ibu-ibu dan anak-anak, ia menyapa wanita paruh baya yang sedang duduk meratapi kesedihan. Wahid menenangkaannya, kata-kata seolah menjadi pengingat bahwa musibah ini harus dihadapi bersama, bukan sendirian.

“Insyaallah semua ada jalan keluarnya, Buk. Kita disini memberikan bantuan sekaligus menjadi penyemangat bagi warga terkena musibah,” katanya.

Senyum wanita paruh baya muncul perlahan, seakan ada semangat baru yang ditularkan dari kehadiran sosok pemimpin. Selain menyampaikan doa dan penguatan, Wahid menyerahkan bantuan yang telah dipersiapkan.

“Kita berikan bantuan semoga ini bermanfaat untuk Bapak Ibu sekalian,” ujarnya sambil menyerahkan paket bantuan tunai yang disalurkan melalui Baznas Riau.

Tak berhenti di situ, Abdul Wahid kemudian diajak melihat dapur umum yang dikelola secara swadaya oleh warga setempat. Di sana, aroma masakan tercium dari periuk besar yang terus dipanaskan.

“Nah, hal-hal seperti inilah yang kita butuhkan. Kalau kita bersama-sama pasti bisa saling menguatkan,” tutur Wahid sembari memuji solidaritas warga.

Dapur umum itu memang menjadi pusat aktivitas, tempat warga saling bertemu berbagi cerita, sekaligus menepis rasa duka dengan kebersamaan. Wahid tampak berbincang dengan ibu yang sedang menyuci peralatan masak.

“Ada yang masak, ada yang menyuci perlatan dapur. Memang luar biasa gotong royong warga kita,” ungkapnya.

Selain itu, Wahid juga menyampaikan apresiasi khusus kepada RT dan RW setempat yang telah bertungkus lumus memberikan ruang untuk tempat pengungsian. Menurutnya, tenda darurat adalah rumah sementara bagi warga yang terkena musibah.

“Saya terima kasih kepada RT dan RW yang menyediakan halaman rumahnya untuk warga mengungsi. Kami dari pemerintah berterima kasih bahwa ini tanggung jawab kita bersama untuk mengayomi masyarakat dan tetangga kita yang kena musibah,” jelasnya.

Beberapa warga sempat menyampaikan rasa syukur karena tidak dibiarkan sendiri menghadapi musibah. Ada pula yang menyampaikan harapan agar pemerintah membantu proses pemulihan pascakebakaran.

Seorang warga yang kiosnya hangus terbakar, Desi (40) menerangkan bahwa tempat itu menjadi sumber mata pencahariannya. Ia berharap pemerintah dapat memberikan bantuan modal usaha untuk korban terkena dampak.

“Alhamdulillah bantuan tunai sudah diberikan, terima kasih Pak Gubernur. Tapi kami berharap semoga pemerintah juga berkenan memberikan bantuan modal untuk kami memulai usaha kembali, karena saya hidup dari kedai itu,” harapnya.**

Ahmad 123

Recent Posts

Doa Ibu dari Dumai Mengiringi Prestasi Fahrel, Juara 1 Karate Kadet Putra di Cimahi

Bandung Barat – Prestasi membanggakan diraih M. Fahrel Al-Haq, putra dari Suryati yang akrab disapa…

3 hari ago

FKPP Siapkan Perayaan Hari Santri Nasional 2026, Hadad Alwi Dijadwalkan Tampil di Dumai

DUMAI — Kota Dumai bersiap menjadi pusat perayaan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diperkirakan…

1 minggu ago

KTV 21 Hadir di Dumai, Usung Konsep Hiburan Aman dan “Happy Tanpa Narkoba”

DUMAI — KTV 21 resmi dibuka untuk umum pada Senin (21/9) malam. Tempat hiburan karaoke…

1 bulan ago

Surat Konfirmasi Tak Kunjung Dijawab, Keterbukaan Informasi KSOP Dumai Jadi Sorotan

DUMAI – Keterbukaan informasi publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai dipertanyakan. Pasalnya,…

2 bulan ago

Bukan Mundur, Johannes Tarik Berkas! Surat Ujang Said Ungkap Banyak Kejanggalan di TPP KONI Dumai

DUMAI – Polemik pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus bergulir.…

2 bulan ago

Polsek KSKP Dumai Dorong Ketahanan Pangan, Lahan 0,5 Hektare Disiapkan untuk Jagung Pipil

‎DUMAI – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Kawasan Pelabuhan…

2 bulan ago