Dalam Dua Hari, Rika Parlina Berhasil Jebak Diduga Pelaku Penjualan Anak

Pekanbaru – Upaya cepat dan terukur dilakukan oleh Rika Parlina, SH, Wakil Ketua Umum Gerakan Masyarakat Peduli Perempuan dan Anak (GERMAS PPA), dalam mengungkap dugaan praktik penjualan anak di Pekanbaru.

Tim bergerak cepat, hanya dalam waktu dua hari, Rika bersama tim gabungan berhasil menjebak dan meringkus seorang wanita berinisial AFY (25), yang ternyata merupakan ibu kandung korban DV berusia satu tahun empat bulan.

AFY diciduk di sebuah hotel di kawasan Pekanbaru setelah sebelumnya terjebak dalam operasi yang dilakukan secara hati-hati dan terencana.

Pelaku sempat terkejut mengetahui bahwa perempuan yang ia temui yang awalnya ia sangka calon “pelanggan” ternyata adalah Rika Parlina, yang menyamar untuk memastikan transaksi ilegal itu terbukti.

Menurut tim GERMAS PPA, operasi penjebakan ini dilakukan setelah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan praktik perdagangan anak yang melibatkan pelaku.

Melalui komunikasi intensif dan pemantauan ketat, pelaku akhirnya sepakat bertemu di lokasi yang kemudian dijadikan titik penangkapan.

“Ini bukan kasus pertama, dan kami tidak akan berhenti. Anak adalah kelompok yang harus dilindungi. Siapa pun yang mencoba memperjualbelikan mereka akan kami kejar,” ujar Rika usai penangkapan.

Ironisnya lagi, anak yang diduga akan diperjualkan juga mengalami kekerasan fisik, terlihat beberapa luka lebam dan gores dibeberapa bagian tubuh.

Beberapa bagian tubuh DV yang diduga mengalami kekerasan

Setelah diamankan, AFY langsung diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. Barang bukti berupa percakapan, rencana transaksi, serta kesepakatan pertemuan turut dilampirkan dalam laporan.

GERMAS PPA mengapresiasi dukungan masyarakat yang aktif melaporkan indikasi kekerasan atau eksploitasi terhadap anak.

Mereka kembali mengimbau agar masyarakat tidak ragu melaporkan setiap dugaan tindakan mencurigakan demi melindungi anak-anak dari bahaya perdagangan manusia.
“Ini merupakan kerja tim GERMAS PPA yang solid. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pihak kepolisian, relawan mahasiswa, dan lainnya. Mari bersama-sama kita putuskan rantai kejahatan ini,” ucap Rika.

Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak berwajib. Dijelaskan Rika, proses penyelidikan masih berlangsung untuk membuka kemungkinan adanya jaringan lain yang terkait.

 

Penulis : Faisal Arif

Redaksi

Recent Posts

Surat Konfirmasi Tak Kunjung Dijawab, Keterbukaan Informasi KSOP Dumai Jadi Sorotan

DUMAI – Keterbukaan informasi publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai dipertanyakan. Pasalnya,…

4 hari ago

Bukan Mundur, Johannes Tarik Berkas! Surat Ujang Said Ungkap Banyak Kejanggalan di TPP KONI Dumai

DUMAI – Polemik pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus bergulir.…

1 minggu ago

Polsek KSKP Dumai Dorong Ketahanan Pangan, Lahan 0,5 Hektare Disiapkan untuk Jagung Pipil

‎DUMAI – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Kawasan Pelabuhan…

1 minggu ago

Stakeholder Riau Sepakat Perkuat Pengawalan dan Standar Keamanan Program MBG

Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,…

2 minggu ago

234 SC Gelar Baksos di Dumai, Pekanbaru dan Kampar, Dilanjutkan Konvenwil I Riau

DUMAI - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) 234 Solidarity Community (SC) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah…

2 minggu ago

Erwin Komeng Tokoh Masyarakat Lepin Berikan Apreasiasi Sebesarnya Kepada Polres Terkait Balapan Liar

DUMAI - Terkait dengan aksi balapan liar di Jalan Sudirman yang sangat meresahkan penguna jalan…

2 minggu ago