Riau

Tingkatkan PAD, Dishub Riau Lakukan Inovasi di Pelabuhan Ro-Ro Dumai–Rupat

PEKANBARU – Sebagai upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perhubungan Provinsi Riau terus melakukan berbagai inovasi pelayanan di Pelabuhan Penyeberangan Roll On–Roll Off (Ro-Ro) lintasan Dumai–Rupat. Inovasi tersebut dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Perhubungan Wilayah I.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau Andi Yanto melalui Kepala UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I, Henri Mardani, mengatakan peningkatan PAD dilakukan dengan memperbaiki dan mengembangkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa penyeberangan.

Menurutnya, inovasi yang dilakukan mencakup pelayanan yang sudah diterapkan maupun yang masih dalam tahap persiapan untuk diimplementasikan. Seluruh inovasi tersebut diarahkan untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pelabuhan.

“PAD retribusi tahun 2025 di pelabuhan penyeberangan Ro-Ro lintasan Dumai–Rupat yang dikelola UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I terdiri dari retribusi pas masuk, retribusi dermaga beton jembatan bergerak, serta retribusi kapal istirahat di dermaga,” jelas Henri.

Ia menambahkan, realisasi PAD UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I pada tahun 2024 secara keseluruhan mencapai Rp3.775.284.950. Angka tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp2.505.400.000, atau surplus Rp1.269.884.950, setara 66,36 persen dari target PAD tahun 2024.

Sementara itu, target PAD tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp2.658.100.000. Hingga akhir tahun, realisasi PAD tercatat mencapai Rp3.730.417.983 atau sebesar 140,34 persen, sehingga kembali melampaui target yang ditetapkan.

Henri menjelaskan, penyeberangan Ro-Ro lintasan Dumai–Rupat merupakan jalur transportasi vital yang mendukung berbagai aktivitas masyarakat, terutama pada jam-jam sibuk. Jalur ini juga berperan penting dalam menunjang sektor pariwisata Pulau Rupat sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Tingginya intensitas pergerakan orang, barang, dan kendaraan di lintasan tersebut turut meningkatkan potensi PAD bagi daerah. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Berbagai inovasi pelayanan ini merupakan komitmen Dinas Perhubungan Provinsi Riau melalui UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus meningkatkan PAD daerah,” tutupnya.**

 

sumber: RIAUPOS.CO

Ahmad 123

Recent Posts

KTV 21 Hadir di Dumai, Usung Konsep Hiburan Aman dan “Happy Tanpa Narkoba”

DUMAI — KTV 21 resmi dibuka untuk umum pada Senin (21/9) malam. Tempat hiburan karaoke…

2 minggu ago

Surat Konfirmasi Tak Kunjung Dijawab, Keterbukaan Informasi KSOP Dumai Jadi Sorotan

DUMAI – Keterbukaan informasi publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai dipertanyakan. Pasalnya,…

1 bulan ago

Bukan Mundur, Johannes Tarik Berkas! Surat Ujang Said Ungkap Banyak Kejanggalan di TPP KONI Dumai

DUMAI – Polemik pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus bergulir.…

1 bulan ago

Polsek KSKP Dumai Dorong Ketahanan Pangan, Lahan 0,5 Hektare Disiapkan untuk Jagung Pipil

‎DUMAI – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Kawasan Pelabuhan…

1 bulan ago

Stakeholder Riau Sepakat Perkuat Pengawalan dan Standar Keamanan Program MBG

Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,…

1 bulan ago

234 SC Gelar Baksos di Dumai, Pekanbaru dan Kampar, Dilanjutkan Konvenwil I Riau

DUMAI - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) 234 Solidarity Community (SC) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah…

1 bulan ago