Pendidikan

Wamendikdasmen Fajar Dorong Trigatra Bangun Bahasa dan Transformasi Digital Pendidikan di Dumai

DUMAI – Suasana pagi di Sekolah Maitreyawira, Kota Dumai, Provinsi Riau, terasa hangat dan menggembirakan. Seluruh warga sekolah bersemangat menyambut Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq, bersama Walikota Dumai, Paisal, yang hadir di momen pentas seni sekolah.

Di hadapan ratusan murid Sekolah Maitreyawira, Wamen Fajar memberikan motivasi dan mendorong sekolah untuk terus mengembangkan Trigatra Bangun Bahasa serta melakukan transformasi digital pendidikan. Wamen Fajar menilai praktik pendidikan multikultural seperti yang diterapkan Sekolah Maitreyawira menjadi modal penting dalam membangun karakter murid. Kehadiran warga sekolah dari berbagai latar belakang budaya dan penggunaan bahasa asing memberikan ruang untuk tumbuhnya sikap toleransi, empati, serta kemampuan berinteraksi murid dalam masyarakat yang majemuk.

“Kita hidup di tengah masyarakat yang beragam. Semakin dini murid dikenalkan pada keragaman bahasa dan budaya, maka semakin kuat kemampuan mereka untuk menghargai perbedaan dan hidup berdampingan secara harmonis,” ungkap Wamendikdasmen, Fajar Riza Ul Haq, di Kota Dumai, Jumat (5/6).

Selanjutnya, Wamen Fajar turut memaparkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pedoman Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia. Kebijakan tersebut melingkupi konsep Trigatra Bangun Bahasa dengan poin yaitu mengutamakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan identitas nasional, melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa, serta menguasai bahasa asing sebagai sarana komunikasi global.

Keseimbangan tiga aspek itu dijelaskannya sangat penting agar murid memiliki identitas kebangsaan yang kuat sekaligus modal bersaing di tingkat internasional. “Jangan sampai kita kehilangan jati diri karena terlalu berorientasi pada bahasa asing. Sebaliknya, kita juga tidak boleh menutup diri dari perkembangan dunia global. Oleh karena itu, Trigatra Bangun Bahasa menjadi panduan untuk menjaga keseimbangan itu,” tutur Wamen Fajar.

Menutup sambutannya, Wamen Fajar mengungkapkan bahwa indikator pendidikan di Kota Dumai menunjukkan perkembangan yang positif. Rata-rata lama sekolah masyarakat Dumai juga telah melampaui batas minimum nasional, berikut dengan angka harapan lama sekolah yang juga terus meningkat.

Apresiasi Pemerintah Kota Dumai

Pada kesempatan yang sama, Walikota Dumai, Paisal, mengapresiasi kehadiran Wamen Fajar sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia. Lebih lanjut, hadirnya Wamen Fajar di Kota Dumai juga menjadi bentuk perhatian nyata Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terhadap perkembangan pendidikan di daerah yang memiliki keberagaman suku, budaya, dan agama.

Paisal menambahkan, Kota Dumai sangat dikenal sebagai daerah yang heterogen dengan keberagaman harmonis di tengah masyarakat. Kondisi tersebut juga tercermin dalam dunia pendidikan, di mana sekolah-sekolah negeri maupun swasta tumbuh berkembang secara bersama, melayani murid dari berbagai latar belakang.

“Keberadaan sekolah-sekolah swasta yang semakin berkembang menunjukkan bahwa kini masyarakat memiliki banyak pilihan untuk mendapatkan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka. Ini juga menjadi simbol bahwa kualitas pendidikan di Dumai terus meningkat,” terang Paisal.

Di bidang pendidikan karakter, Pemerintah Kota Dumai memiliki program Hikmat Pendidikan dengan menempatkan pembentukan adab dan akhlak sebagai fondasi utama murid. Program tersebut telah diterapkan di seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta.

“Kami ingin anak-anak Dumai tumbuh menjadi generasi yang beradab, berakhlak mulia, dan memiliki kompetensi yang unggul. Dengan karakter yang baik, kelak mereka akan menjadi dokter, guru, polisi, maupun profesi lainnya yang memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia,” pungkas Paisal.***

Ahmad 123

Recent Posts

Surat Konfirmasi Tak Kunjung Dijawab, Keterbukaan Informasi KSOP Dumai Jadi Sorotan

DUMAI – Keterbukaan informasi publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai dipertanyakan. Pasalnya,…

2 minggu ago

Bukan Mundur, Johannes Tarik Berkas! Surat Ujang Said Ungkap Banyak Kejanggalan di TPP KONI Dumai

DUMAI – Polemik pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus bergulir.…

3 minggu ago

Polsek KSKP Dumai Dorong Ketahanan Pangan, Lahan 0,5 Hektare Disiapkan untuk Jagung Pipil

‎DUMAI – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Kawasan Pelabuhan…

3 minggu ago

Stakeholder Riau Sepakat Perkuat Pengawalan dan Standar Keamanan Program MBG

Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,…

3 minggu ago

234 SC Gelar Baksos di Dumai, Pekanbaru dan Kampar, Dilanjutkan Konvenwil I Riau

DUMAI - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) 234 Solidarity Community (SC) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah…

4 minggu ago

Erwin Komeng Tokoh Masyarakat Lepin Berikan Apreasiasi Sebesarnya Kepada Polres Terkait Balapan Liar

DUMAI - Terkait dengan aksi balapan liar di Jalan Sudirman yang sangat meresahkan penguna jalan…

4 minggu ago