Teleskopnews.com – Berikut 7 fakta kematian Tangmo Nida artis Thailand yang viral dan menggemparkan dunia media sosial.
Artis Thailand, Nida Patcharaveerapong atau di kenal dengan Tangmo Nida sedang ramai jadi perbincangan netizen di media sosial.
Ia jadi bahan obrolan lantaran meninggalnya Tangmo Nida sangat misterius. Di ketahui jika Tangmo Nida mengembuskan napas terakhirnya pada 26 Febuari 2022. Ia meninggal dunia usai sempat hilang 2 hari setelah terjatuh dari speedboat.
Kepergian Tangmo Nida meninggalkan luka mendalam bagi dunia hiburan Thailand dan juga teman serta kerabatnya. Namun, ibu Tangmo Nida justru meninggalkan kecurigaan atas kematian anaknya tersebut.
Berikut deretan 7 fakta kematian Tangmo Nida di bawah ini.
Di ketahui jika Tangmo Nida bersama kelima temannya tengah melakukan perjalanan dari Jembatan Krung Thon di Bangkok ke Jembatan Rama VII menggunakan speedboat. Di pertengahan jalan, Tangmo Nida dilaporkan pergi ke belakang bagian perahu.
Menurut laporan, Tangmo Nida pergi ke belakang bagian perahu karena ingin buang air kecil namun terpeleset dan jatuh ke laut.
Sayangnya, ia tidak mengenakan jaket pelampung. Idris, manager Tangmo mengatakan Tangmo Nida sengaja tak mau mengenakan jaket pelampung lantaran ia ingin berpose untuk foto di atas kapal dengan bodysuit-nya.
Jenazah aktris Thailand Nida Patcharaveerapong ditemukan mengambang di Sungai Chao Phraya pada Sabtu, 26 Februari 2022 sore.
Diketahui jika ia berusia 37 tahun. Surat kabar Thailand The Bangkok Post mengatakan bahwa dia jatuh dari speedboat pada Kamis malam, 24 Februari 2022, selama pelayaran yang menyenangkan di sepanjang sungai. Dia tidak mengenakan jaket pelampung pada saat itu.
Sebuah pencarian mengikuti hilangnya dia ke sungai, dan kakaknya adalah orang yang menemukan tubuhnya. Itu terletak sekitar satu km dari tempat dia jatuh, dekat Jembatan Rama VII di provinsi Nonthaburi, barat laut Bangkok.
Melansir dari straitstimes melalui Viva.co.id, pihak polisi setempat masih melakukan penyelidikan atas kematiannya. Namun, mereka mengatakan bahwa pengemudi speedboat tidak memiliki SIM yang sah.
Lima orang lainnya yang berada di atas kapal pada saat jatuh, termasuk manajer pribadi Patcharaveerapong, semuanya melapor ke polisi setempat untuk diinterogasi.
Ibu aktris itu, Panida Sirayutthayothin, mengatakan bahwa kematian putrinya mungkin bukan karena kecelakaan.
“Seseorang mungkin tidak senang Tangmo ada di sana,” katanya, menggunakan nama panggilan Patcharaveerapong di kalangan penggemar.
Patcharaveerapong telah membuat posting terakhirnya di Instagram di mana dia memiliki 1,5 juta pengikut sesaat sebelum dia jatuh pada hari Kamis, 24 Februari 2022.
“Matahari akan terbit lagi,” tulisnya dalam keterangan postingan, yang menampilkan foto dirinya menikmati pantai berpasir di Phuket.
Di kutip dari thethaiger, Ibunya mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah menjadi perenang hebat sejak usia muda. Dan saudara laki-lakinya mengatakan dia ingin berbicara dengan orang-orang di kapal untuk mempelajari lebih lanjut tentang apa yang terjadi.
Bulan lalu, skenario serupa terjadi ketika seorang model Thailand dan seorang wanita tak di kenal ditemukan tewas di Sungai Chao Phraya Bangkok.
Patcharaveerapong aktif di industri hiburan Thailand selama hampir 20 tahun dan memulai karirnya sebagai model yang tampil di kontes kecantikan. Dia baru-baru ini muncul dalam drama televisi The Fallen Leaf (2019).
DUMAI - Wali Kota Dumai, H. Paisal SKM MARS, mengajak masyarakat perantauan asal Kabupaten Kuantan…
JAKARTA, SabangMerauke News - Dunia industri sawit nasional mendadak ramai dibicarakan. Kementerian Keuangan menemukan dugaan…
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah mematangkan persiapan prosesi pelantikan 238 pejabat Eselon III…
PEKANBARU - Keberadaan organisasi mahasiswa daerah memiliki peran penting dalam membangun solidaritas, memperkuat kapasitas diri,…
DUMAI — Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan bergizi di lingkungan masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Dumai…
PEKANBARU - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau memastikan kasus Virus Hanta (Orthohantavirus) atau Hantavirus belum…