Dumai

BI Gelar HLM TP2DD di Dumai, Wako Tegaskan Akselerasi Digitalisasi Transaksi Daerah 2026

DUMAI – Kota Dumai menjadi tuan rumah High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta Coaching Clinic Pengisian IETPD se-Provinsi Riau yang digelar Bank Indonesia (BI) Riau, Rabu (21/1/2026) di The Zuri Hotel. Agenda ini bertema “Evaluasi Kinerja TP2DD 2025 dan Strategi Akselerasi Digitalisasi Transaksi Daerah 2026”.

Hadir dalam kegiatan ini Wali Kota Dumai H. Paisal, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Syahrial Abdi, Kepala Perwakilan BI Riau Panji Achmad, Sekda Dumai Fahmi Rizal, serta para Sekda, Kepala Bapenda, dan BPKAD dari seluruh kabupaten/kota di Riau.

Sekda Provinsi Riau menekankan pentingnya digitalisasi transaksi sebagai kebutuhan mendesak untuk menciptakan tata kelola keuangan yang transparan dan efisien. “Digitalisasi adalah kunci. Sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan harus semakin erat agar manfaat ekonomi digital dirasakan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota H. Paisal menegaskan komitmen Dumai dalam mempercepat elektronifikasi transaksi daerah guna mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD). “HLM ini menjadi momentum untuk menginstruksikan seluruh Perangkat Daerah membedah tantangan di lapangan. Target kami jelas: pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan transparan,” tegas Paisal.

Kepala BI Riau Panji Achmad menyampaikan arah kebijakan TP2DD ke depan, termasuk evaluasi Championship TP2DD 2025. Ia mengungkapkan, Riau menempati posisi ke-3 tingkat Sumatera, dengan Dumai berada di posisi ke-29 untuk kota, Pekanbaru di posisi ke-4, dan Kampar sebagai kabupaten terbaik di posisi ke-2.

Sebagai tindak lanjut, dirumuskan delapan rekomendasi utama TP2DD untuk mendorong transparansi dan efisiensi keuangan daerah, mulai dari penyusunan Roadmap TP2DD 2026-2029, edukasi masyarakat, penguatan regulasi, optimalisasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), hingga pengembangan agen bank (Laku Pandai) sebagai fasilitator layanan digital di lapangan.

Panji berharap, sinergi ini mampu menjadikan ekosistem digital di Riau tidak sekadar tren, tetapi menciptakan tata kelola keuangan daerah yang modern, akuntabel, dan inklusif. **

 

 

sumber: Beritariau.com

Ahmad 123

Recent Posts

Jelang Panen, Polsek KSKP Dumai Cek Perkembangan Tanaman Hidroponik Pakcoi

DUMAI – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan pemerintah, Polsek Kawasan…

23 jam ago

10 Hari Berlalu, Data Laporan Forum TJSP Belum Diberikan, LHMB Datangi PPID dan DPMTSP

DUMAI — Batas waktu 10 hari untuk menjawab permintaan data laporan Forum Tanggung Jawab Sosial…

2 hari ago

Ketua DPC Gerindra Dumai Johannes MP Tetelepta Dukung Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis

DUMAI – Ketua DPC Partai Gerindra Kota Dumai, H. Johannes MP Tetelepta, atau yang akrab…

1 bulan ago

Ratusan Massa TUAH Dumai Sampaikan Aspirasi di Tiga Instansi, Soroti Polemik TKBM dan Desak Penyelesaian

DUMAI - Ratusan massa yang tergabung dalam Tegak Untuk Amanah dan Harga Diri (TUAH) Dumai…

1 bulan ago

Bulan Seni Rakyat Kembali Aktif sebagai Wadah Seni dan Budaya Kota Dumai

Dumai, 20 Juni 2026 – Bulan Seni Rakyat (BUSER) sebuah wadah seni dan budaya yang…

1 bulan ago

LHMB Kota Dumai Layangkan Teguran Resmi kepada Management City Mall Dumai, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf kepada Masyarakat

H DUMAI – Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai secara resmi melayangkan surat teguran…

1 bulan ago