Menurut Bintang Emon, akar masalah dari kelangkaan minyak goreng di Indonesia adalah adanya kebijakan korup yang dibuat oleh penguasa dan pengusaha.
Hal itulah yang mengakibatkan krisis minyak goreng di seluruh Indonesia beberapa waktu lalu, sehingga berdampak pada kehidupan masyarakat pada umumnya.
“Ya menurut gua kalau kritik harus pakai solusi, itu ribet nggak ada yang mau kritik. Contohnya kaya kemarin aja kasus minyak goreng,” buka Bintang Emon.
“Nyokap gua mau goreng kerupuk. Minyak goreng, emak gua kesulitan goreng untuk kerupuk. Dia mau kritik. Cuma dibilang harus punya solusi dulu,” kata Emon.
“Sebelum ke solusi kita ke akar masalah dulu. Akar masalah minyak goreng langka itu tuh karena kebijakan korup penguasa dan pengusaha terkait ekspor,” celetuknya.
Di mana bahan mentah untuk minyak goreng yaitu kelapa sawit yang harusnya di jual dalam Indonesia dengan harga yang di tentuin pemerintah ini di ekspor dengan harga lebih tingggi oleh pengusaha.
“Nyokap gua cuma mau goreng kerupuk, masa harus tahu segitu banyaknya ya. Harus tahu segitu banyak, harus punya solusinya,”
Tajamnya kritik Bintang Emon, yang di sampaikan dengan sejumlah perumpamaan dan metafora, di sambut baik oleh para netizen yang menonton acara tersebut.
Kolom komentar video tersebut lalu dipenuhi dengan dukungan dan apresiasi netizen terhadap yang disampaikan, serta keberanian Bintang Emon dalam menyampaikannya.
Page: 1 2
DUMAI – Keterbukaan informasi publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai dipertanyakan. Pasalnya,…
DUMAI – Polemik pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus bergulir.…
DUMAI – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Kawasan Pelabuhan…
Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,…
DUMAI - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) 234 Solidarity Community (SC) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah…
DUMAI - Terkait dengan aksi balapan liar di Jalan Sudirman yang sangat meresahkan penguna jalan…