PEKANBARU – Padamnya listrik serentak di beberapa daerah di Sumatera, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat hingga Riau, Jumat (22/5/2026) malam meninggalkan banyak cerita. Bagaimana tidak, listrik padam (blackout) hingga delapan jam tanpa ada kepastian.
Peristiwa padamnya listrik terjadi sekitar pukul 18.40 WIB. Serentak di berbagai daerah di Sumatera. Dari pantauan CAKAPLAH.COM, listrik baru menyala sekitar pukul 1.30 WIB Sabtu (23/5/2026) dini hari.
Selama hidup tanpa listrik banyak masyarakat yang mengeluh, mulai dari tanpa ketersediaan air, pekerjaan yang terbengkalai, suhu yang panas hingga tak ada penerangan.
Ari, salah seorang warga Pekanbaru bercerita awalnya ia menganggap listrik hanya padam sebentar ternyata setelah mengetahui adanya pesan berantai tentang blackout di Sumatera baru gelagapan. “Awalnya lampu emergensi masih bisa menopang penerangan sementara, setelah itu terpaksa beli lilin. Celakanya di warung dan minimarket lilin juga sudah habis,” cakap Ari.
Tak mendapatkan lilin untuk penerangan ia terpaksa hanya mengandalkan lampu di ponsel. “Sialnya lagi baterai hape juga sudah low,” ungkapnya.
Hal yang lebih memilukan dibagikan salah seorang artis Melayu Riau, Al Hafizh. Di akun instagramnya, penyanyi “Budak Melayu” itu memposting anaknya yang masih bayi terpaksa tidur di bagasi mobil. Hal ini terjadi karena semua hotel di Pekanbaru sudah penuh akibat masyarakat “mengungsi” ke hotel.
“Kejadian paling pilu seumur hidup, berusaha berkali-kali mencari kamar hotel tapi semuanya penuh. Anak bayi ni harus tidur di bagasi mobil sesekali mobil di hidupkan biar dingin, sesekali dimatikan kembali biar tak ada racun yang keluar. Maaf nak,” cakap Hafizh.
Selain Hafizh, banyak warga yang membenarkan kalau tadi malam hampir semua kamar hotel sudah penuh. “Terpaksa ambil kamar yang mahal daripada anak-anak tidur di rumah kepanasan atau tidur di mobil dengan risiko bahaya keracunan,” ujar Wawan, salah seorang warga Sukajadi.
Bagi yang memiliki uang lebih masih bisa “menyelamatkan” diri ke hotel meski harga kamar lebih mahal, namun bagi yang hidup pas-pasan terpaksa melanjutkan malam dengan kepanasan, digigit nyamuk, dan tanpa penerangan.
“Terpaksa mengipas anak semalaman karena udara sangat panas. Padahal semua pintu sudah dibuka,” ujar Ria, warga Panam, Pekanbaru.
Sebelumnya PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau mengatakan pihaknya terus melakukan percepatan penormalan sistem kelistrikan pascagangguan transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai yang terjadi akibat cuaca ekstrem.
Manager Komunikasi PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, I Komang Gede Sastrawan, mengatakan proses pemulihan terus dilakukan secara bertahap oleh petugas di lapangan.
“PT PLN (Persero) terus berupaya melakukan penormalan kelistrikan pascagangguan transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan sebagian wilayah Sumatra terdampak,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (23/5/2026).
Ia menjelaskan, hingga pukul 07.45 WIB, sebanyak 184 dari total 227 penyulang yang terdampak telah berhasil dipulihkan.
“PLN terus melakukan percepatan penormalan agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat segera kembali sampai ke pelanggan,” katanya.
PLN memastikan petugas masih terus bersiaga untuk mempercepat proses pemulihan listrik di sejumlah daerah yang masih mengalami gangguan.
Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan memantau perkembangan informasi resmi melalui kanal komunikasi PLN.
“Masyarakat dapat memantau perkembangan informasi melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal komunikasi resmi PLN lainnya,” tambahnya.
Hingga pagi ini, sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru masih ada sejumlah wilayah yang terpantau padam. Malam tadi sebagian wilayah sudah menyala, namun subuh padam lagi.
Sebelumnya, pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah di Riau, termasuk Kota Pekanbaru.**
sumber: CAKAPLAH
PEKANBARU - Direktur PT Riau Petroleum (Perseroda) Husnul Kausarian, menjadi pembicara dalam booth program Adpmet…
PEKANBARU — Kota Pekanbaru mendadak gelap gulita akibat pemadaman listrik total (blackout) pada Jumat (22/5/2026).…
PEKANBARU – Upaya Pemerintah Provinsi Riau membenahi sistem administrasi pemerintahan berbuah pengakuan di tingkat nasional.…
DUMAI - Pemerintah Kota Dumai bersama aparat penegak hukum resmi membentuk Satgas Anti Narkoba Kota…
BENGKALIS – Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan Kabupaten Bengkalis. Rosmiatin, guru Madrasah Aliyah Swasta…
BAGAN SINEMBAH-Polsek Bagan Sinembah Polres Rokan Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di…