Beranda Nasional BMKG Kembali Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi

BMKG Kembali Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi

104
BERBAGI
BMKG Kembali Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi

Teleskopnews.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Lombok mengimbau masyarakat untuk selalu waspada.

Himbauan itu di sampaikan dengan adanya potensi gelombang laut mencapai 2 meter atau lebih yang akan melanda wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB)

Adapun potensi gelombang laut tinggi itu terjadi di Selat Lombok bagian utara dan perairan Sumbawa, Samudera Hindia Selatan Nusa Tenggara Barat dan Selat Sape bagian selatan.

“Kita mengimbau masyarakat maupun nelayan yang ada di pesisir pantai waspada gelombang tinggi,” ujar prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Zaenudin Abdul Majid Lombok, Ari Wibianto.

Ari meminta masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir area tersebut bisa selalu waspada. Dengan adanya kemungkinan gelombang tinggi yang bisa mencapai 2 meter tersebut.

“Warga kita minta tetap waspada,” ujarnya di kutip dari PikiranRakyat.com.

Selain itu, BMKG juga telah memprediksi NTB akan di landa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Tak hanya itu, petir dan angin kencang juga kemungkinan akan menyertai hujan tersebut.

Oleh sebab itu, warga kembali di ingatkan dengan adanya potensi bencana, mulai dari banjir hingga tanah longsor.

“Masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana yang akan terjadi seperti banjir, tanah longsor, genangan air, dan pohon tumbang,” kata Ari Wibianto.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sertai petir dan kencang juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

Misalnya Mataram, Sumbawa, Bima, Dompu, hingga Lombok.

Menurut dia, potensi hujan dengan intensitas tersebut terjadi pada pagi hingga malam hari.

Di ketahui sebelumnya, dua orang nelayan di Lombok Timur, NTB di nyatakan hilang usai di terjang angin kencang.

Kepala Kantor SAR Mataram, Nanang Sigit, mengatakan bahwa dua orang nelayan yang di ketahui bernama Wak Acuk (60) dan Saipudin (40) hilang bersama sampannya akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

Menurutnya, warga sekitar telah melakukan pencarian meski belum berhasil menemukan dua nelayan itu.