Categories: Dumai

Diduga Aktivitas Bongkar Muat CPO diSungai Dumai Ilegal, dan Dibekingi Oknum Tertentu

DUMAI – Aktivitas penampungan Crude Palm Oil (CPO) yang diduga ilegal dari Kapal tangker ke kapal tongkang  di sungai Dumai disebut-sebut dibeking oknum aparat tertentu. Dengan kata lain mereka (pengusaha-Red) yang dijuluki sebagai mafia CPO semakin bebas beroperasi.

Menurut informasi yang didapat, usaha tersebut dikelola oleh inisial ASR, dan sebagai perpanjangan tangan nya ditunjuk lah salah seorang yang mengawasi.

Hal ini dikemukakan oleh salah seorang warga dilokasi dimana tempat aktivitas bongkar muat CPO tersebut.

” Kalau tak ada beking oknum aparat, mana mungkin usaha CPO ilegal seperti itu bebas beroperasi di pinggir laut Dumai. Sementara petugas yang berwenang patroli disekitar pinggir laut Dumai itu terus menerus,”sebut salah seorang warga berinisial HS kepada awak media pada Kamis(21/10/2021).

Menurutnya, oknum petugas pengawas keluar masuk untuk mengawasi aktivitas bongkar muat tersebut.

Disisi lain ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Kota Dumai menilai perlunya peran semua unsur aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk mengentaskan para mafia yang masih bermunculan di Kota Dumai.

“Untuk menuntaskan masalah ini harus ada kerjasama dengan pihak Pemko Dumai, Polres Dumai dan Lanal Dumai,”ucap Ariadiono selaku ketua LCKI kota Dumai.

Sebelumnya, terkait hal ini sempat awak media mengkonfirmasi kepada AN yang disebut – sebut sebagai pemilik usaha tersebut Melalui via telepon selulernya, pada Minggu (5/9/2021) dan mengakui ini adalah bentuk usaha kecil kecilan.

“hanya pemain kecil kecilan,” jawab AN sembari sambil tertawa kecil.

Modus operandi yang dilakukan mafia CPO untuk mendapat target minyak turunan sawit tersebut melobi para ABK kapal tanker dan kapal tongkang yang sedang berlabuh jangkar disekitar  pantai laut Dumai agar para ABK mau menjual sebagian CPO yang ada di dalam kapal tersebut.

Kaki tangan mafia CPO langsung membawa kapal pompong mendekat ke kapal tanker maupun kapal tongkang, kemudian setelah ada kesepakatan antara kaki tangan mafia CPO dengan para ABK, selanjutnya CPO diturunkan dengan menggunakan alat selang ke dalam palka kapal pompong sesuai kesepakatan, kemudian para kaki tangan mafia CPO mengangkut CPO tersebut ke pinggir sungai Dumai menggunakan kapal yang bermuatan 35 ton.

sesampainya di dermaga, CPO di muat menggunakan mobil tengki yang bermuatan lebih kurang 30 ton dan sampai saat ini aktivitas yang diduga ilegal lancar beroperasi tanpa tersentuh hukum.(Red)

Redaksi

Recent Posts

Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Tanam Cabai di Jalan Bintan

DUMAI – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi, Bripka Bob…

2 jam ago

LHMB Desak PT Mayatama Solusindo Ganti Rugi Warga dan Audit Kerja Sama Provider Internet

DUMAI – Ratusan massa yang tergabung dalam Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai menggelar…

2 hari ago

LHMB Kota Dumai Tolak Hasil RDP DPRD dengan Provider Internet, Nilai Tidak Berpihak kepada Masyarakat

DUMAI – Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai menyatakan menolak hasil kesepakatan yang lahir…

3 hari ago

LHMB Dumai Ajak Masyarakat Dukung Penertiban Kabel Internet Demi Kota yang Lebih Tertata

DUMAI – Panglima Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai, Wan Ade Syahputra, menyampaikan himbauan…

4 hari ago

Tingkatkan Wawasan K3, Mahasiswa KKN FK UNRI Kunjungi PT Bumi Karyatama Raharja

DUMAI – Dalam rangka pelaksanaan program KKN Berdampak Tahun 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

7 hari ago

Bhabinkamtibmas Laksamana Lakukan Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi, Fokus Budidaya Cabai

DUMAI – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Laksamana, Aipda Anwar Dedi,…

1 minggu ago