Categories: Dumai

Dinilai Monopoli Tupoksi Jabatan, Massa Minta Kadis PUPR Dumai Dicopot

Tampak salah seorang koordinator GMPP saat menyuarakan aspirasi dan pernyataan sikap di halaman kantor Dinas PUPR Kota Dumai

SOROTLENSA, DUMAI – Sejumlah massa yang tergabung dalam Gabungan Masyarakat Peduli Pembangunan (GMPP) Kota Dumai melakukan aksi pernyataan sikap di halaman kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR), Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Dumai Timur.

Mereka menuntut sejumlah poin kepada Kepala Dinas PUPR Kota Dumai, Eng Muhammad Syahminan. Sebagaimana yang diutarakan Ismail Azis selaku koordinator lapangan.

Diantaranya Dinas PUPR selaku penyelenggara pembangunan di bidang infrastruktur di Kota Dumai ini terkesan semrawut khususnya di pengelolaan organisasi.

Sehingga hal ini menciptakan sejumlah asumsi di tengah masyarakat dimana Syahminan terkesan melakukan tindak monopoli dengan menyalah gunakan wewenang tupoksinya.

“Akibatnya timbul kesimpangsiuran tugas dan tanggungjawab sehingga kinerja Dinas PUPR terkesan melempam,”sebut Mail sapaan akrabnya, Senin (24/9/18) siang.

Kemudian, disebut Mail, dikarenakan kesemrawutan organisasi di lingkungan intern PUPR, menyebabkan kegiatan infrastruktur di kota industri ini bermasalah, sehingga berpotensi menyebabkan kerugian negara.

“Dan sampai sejauh ini saudara Syahminan tidak memberikan klarifikasi. Hal ini tentu saja menimbulkan asumsi masyarakat kalau ia (Syahminan) diduga melakukan konspirasi dan kongkalingkong dengan pihak tertentu,”kata dia.

Menurutnya, sebagai pihak yang mewakili masyarakat Dumai, ia menilai persoalan yang ada Dinas PUPR adalah musibah bagi pembangunan di Dumai.

“Orang yang paling bertanggung jawab dalam hal ini adalah Muhammad Syahminan. Hal ini tidak bisa ditolerir,  karena ditakutkan akan berakibat fatal bagi keadaan Dumai mendatang,”ucapnya lagi.

Lalu, meminta kepada Wali Kota Dumai, Zulkifli As untuk mereposisi jabatan Syahminan sebagai Kepala Dinas PUPR Kota Dumai.

“Apalagi aspirasi kami (GMPP) tidak diindahkan dalam kurun waktu 7 kali 24 jam, maka kami berjanji akan menurunkan massa lebih banyak lagi,”ucapnya dengan nada mengancam.(red)

Redaksi

Recent Posts

Pencalonan DPRD Jadi Ketua KONI, Junjung: Itu Spektakuler

DUMAI — Wacana pencalonan anggota DPRD Kota Dumai sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)…

3 hari ago

Dinilai Langgar Kode Etik ASN, Ini Tanggapan Kepsek SMK Negeri 2 Dumai

DUMAI — Beragam tanggapan muncul pasca pemberitaan mengenai Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2…

4 hari ago

Ini Kata Dr. Syaiful Terkait Dugaan Keracunan MBG di SD Negeri 13 Dumai

DUMAI — Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 13, Kelurahan Buluh Kasab, Kecamatan Dumai Timur,…

5 hari ago

Petugas Kebersihan DLH Dumai Terus Berjuang Wujudkan Kota Bersih dan Nyaman

DUMAI – Di balik wajah Kota Dumai yang bersih dan nyaman, terdapat dedikasi para petugas…

2 minggu ago

Bhabinkamtibmas Kelurahan Dumai Kota Cek Program Ketahanan Pangan Bergizi, Fokus pada Budidaya Terong

DUMAI – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Bergizi yang dicanangkan pemerintah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Dumai…

3 minggu ago

Forum TJSP Diminta Transparan: Berapa Dana CSR Terkumpul dan ke Mana Disalurkan?

DUMAI , 27 July 2026— Polemik keterbukaan informasi terkait pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR)…

3 minggu ago