Berikut ini sejumlah fakta mengerikan terhadap gedung lawas bernama Menara Saidah yang kini posisinya cukup heboh di Twitter.
Menara Saidah mulai di bangun pada tahun 1995 oleh kontraktor PT Hutama Karya dan selesai pada tahun 1998.
Awalnya, bangunan perkantoran ini bernama Gracindo dan di sebut-sebut menelan biaya pembangunan hingga Rp 50 miliar.
Hutama Karya membangun gedung ini, sekaligus menjadi bangunan pencakar langit pertama yang di bangun oleh kontraktor ini.
Malansir dari arsip PT Hutama-Karya, arsitektur gedung tersebut bergaya Romawi berlantai 30 dan menjulang di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
Gedung yang di penuhi ornament baik tampak luar maupun tampak dalamnya, memerlukan kecermatan dan ketelitian dalam pelaksanaannya.
Patung-patung gaya Romawi yang langsung di impor dari Italia. Pemilik pertama bangunan ini Mustika Ratu atas nama Mooryati Sudibyo.
Kemudian gedung tersebut di lelang pada 1995 dan di menangkan oleh Keluarga Saidah dengan pemilik di serahkan kepada Fajri Setiawan, anak kelima Nyonya Saidah.
DUMAI – Keterbukaan informasi publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai dipertanyakan. Pasalnya,…
DUMAI – Polemik pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus bergulir.…
DUMAI – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Kawasan Pelabuhan…
Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,…
DUMAI - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) 234 Solidarity Community (SC) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah…
DUMAI - Terkait dengan aksi balapan liar di Jalan Sudirman yang sangat meresahkan penguna jalan…