Riau

Napi Riau Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan

PEKANBARU – Sebanyak 1.882 warga binaan pemasyarakatan (WBP) berisiko tinggi dari berbagai daerah, termasuk Riau, telah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, hingga akhir 2025. Pemindahan ini merupakan bagian dari upaya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat keamanan dan ketertiban lapas serta rutan.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi menyampaikan kebijakan tersebut merupakan program nasional untuk meniadakan gangguan keamanan. Langkah ini juga bertujuan menerapkan pola pembinaan sesuai tingkat risiko masing-masing WBP.

Menurut Mashudi, pemindahan WBP high risk diharapkan memberi dampak signifikan terhadap peningkatan keamanan di daerah. Upaya ini sekaligus mendukung terwujudnya zero peredaran narkotika dan handphone ilegal di lapas dan rutan.

“Pemindahan terbaru dilaksanakan pada Sabtu, 27 Desember 2025, dengan melibatkan 130 WBP berisiko tinggi dari Riau dan Jambi. Sejumlah WBP berasal dari unit pelaksana teknis pemasyarakatan di Provinsi Riau, termasuk Lapas Kelas IIA Pekanbaru,” ujarnya, Senin (29/12/2025).

Setibanya di Nusakambangan, para WBP ditempatkan di beberapa lapas berpengamanan ketat, yakni Lapas Batu, Karanganyar, Besi, Gladakan, Narkotika, dan Ngaseman. Penempatan dilakukan berdasarkan klasifikasi risiko dan kebutuhan pengamanan.

Proses pemindahan dikawal langsung oleh Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas Tatan Dirsan Atmaja bersama petugas pemasyarakatan serta dukungan kepolisian. Kepala Lapas Batu sekaligus Koordinator Wilayah Nusakambangan, Irfan, memastikan seluruh tahapan penerimaan berjalan sesuai SOP.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto menyambut positif kebijakan tersebut karena mendukung terwujudnya lapas yang aman dan tertib di Riau. Ia menilai pemindahan WBP high risk memungkinkan petugas lebih fokus pada program pembinaan bagi warga binaan lainnya.

“Program ini bertujuan mendorong perubahan perilaku WBP agar menyadari kesalahan dan siap kembali ke masyarakat sebagai warga negara yang produktif,” jelasnya.**

 

sumber: KBRN

Ahmad 123

Recent Posts

Erwin Komeng Tokoh Masyarakat Lepin Berikan Apreasiasi Sebesarnya Kepada Polres Terkait Balapan Liar

DUMAI - Terkait dengan aksi balapan liar di Jalan Sudirman yang sangat meresahkan penguna jalan…

24 menit ago

MOB Surati DPRD Dumai, Minta RDP Tukar Guling Aset SDN 001 Lubuk Gaung ke Apical

DUMAI – Polemik tukar guling atau ruislag aset SDN 001 Lubuk Gaung milik Pemerintah Kota…

2 hari ago

Pencalonan DPRD Jadi Ketua KONI, Junjung: Itu Spektakuler

DUMAI — Wacana pencalonan anggota DPRD Kota Dumai sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)…

1 minggu ago

Dinilai Langgar Kode Etik ASN, Ini Tanggapan Kepsek SMK Negeri 2 Dumai

DUMAI — Beragam tanggapan muncul pasca pemberitaan mengenai Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2…

1 minggu ago

Ini Kata Dr. Syaiful Terkait Dugaan Keracunan MBG di SD Negeri 13 Dumai

DUMAI — Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 13, Kelurahan Buluh Kasab, Kecamatan Dumai Timur,…

2 minggu ago

Petugas Kebersihan DLH Dumai Terus Berjuang Wujudkan Kota Bersih dan Nyaman

DUMAI – Di balik wajah Kota Dumai yang bersih dan nyaman, terdapat dedikasi para petugas…

3 minggu ago