Dumai – Kiprah Tim U-13 Kota Dumai pada ajang Piala Soeratin U-13 tingkat nasional mulai menarik perhatian publik sepak bola daerah. Hasil undian grup yang dirilis panitia menetapkan tim muda Dumai yang mewakili Provinsi Riau berada dalam grub D, satu grup bersama tim tuan rumah D.I Yokyakarta, lalu ada Sulawesi Barat serta Sumatera Barat. Kondisi ini dipandang menantang, tetapi juga menjadi motivasi tambahan bagi para pemain.
Pelatih Tim Dumai, Edi Saputra, menegaskan bahwa persiapan tim sudah dilakukan sejak jauh hari. Menurutnya, meski harus menghadapi tuan rumah di fase penyisihan grup, anak-anak asuhnya telah memiliki mental bertanding.
“Bagi kami, siapapun lawannya harus dihadapi dengan semangat. Anak-anak sudah menjalani latihan intensif, baik fisik maupun strategi. Menghadapi tuan rumah di depan ribuan penonton tentu tidak mudah, tapi ini pengalaman yang sangat berharga untuk pembinaan mereka,” katanya.
Sementara itu, Ketua Askot PSSI Kota Dumai, Said Effendi, mengaku bangga dengan pencapaian tim. Ia menekankan bahwa keberhasilan menembus tingkat nasional menjadi bukti pembinaan usia dini di Dumai berjalan positif.
“Ini bukan hanya soal pertandingan, tapi tentang bagaimana anak-anak bisa membawa nama Dumai ke kancah nasional. Berada satu grup dengan tuan rumah memang tantangan besar, tapi kami justru melihatnya sebagai kesempatan emas untuk menunjukkan potensi. Semoga mereka bisa melangkah sejauh mungkin,” ujarnya.
Walau jadwal bertanding belum diketahui, Said terus memberikan motivasi terhadap para punggawa Persemai.
“Untuk jadwal belum keluar, Yang penting tekad dan semangat, setelah tiba di Yogyakarta, pemain akan langsung melakukan pemanasan, latihan dan lain sebagainya sembari menunggu jadwal pertandingan,” imbuh Said
Dukungan juga datang dari Manager Klub Persemai Dumai, Rendy Firdaus, yang menegaskan kesiapan tim dalam menghadapi persaingan. Ia menilai atmosfer laga melawan tuan rumah akan menambah motivasi.
“Kami sudah mempersiapkan pemain, baik mental maupun fisik. Anak-anak sangat antusias, apalagi melawan tuan rumah yang pasti didukung banyak penonton. Kami tidak gentar, justru ingin membuktikan bahwa sepak bola Dumai layak diperhitungkan di tingkat nasional,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rendy, menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat dan berharap doa mengiringi perjuangan tim. “Kami mohon doa dan dukungan warga Dumai. Insya Allah anak-anak akan tampil maksimal dan bermain dengan sportif. Target kami tentu ingin lolos dari fase grup, tapi yang lebih penting adalah pengalaman berharga dan kesempatan unjuk gigi bagi pemain muda,” tambahnya.
Turnamen Piala Soeratin U-13 sendiri dikenal sebagai ajang pencetak bintang sepakbola masa depan. Banyak pemain nasional lahir dari kompetisi ini, sehingga tak jarang menjadi ajang bidikan pemandu bakat dari berbagai klub besar.
Penulis : Faisal Arif











