Setelah viral dan beredar luas di media sosial atas video Popo Barbie, kini ragam komentar terucap dari jari-jaring manis para pengguna sosial media di Twitter.
Komentar pedas saat ini menyasar konten celana bolong kelihatan anunya Popo Barbie. Netizen sampai tepuk jidat hingga mengucapkan kata mengelus dada.
“Astagfirullah, nyesel liat video trending Popo,” cuit netizen. “Demi viral, rela membuat rasa malu,” cuit netizen
“Entah kenapa gue langsung emosi setelah liat video tiktok popo,” cuit netizen. “Sialan lo popo! Mata gue ternodai gara2 kepo lo trending! Mana wajahnya kek gak ngapa2in gitu,” cuit netizen.
Sekarang para penghuni media sosial melayangkan komentar pedas terhadap sang konten kreator dengan banyak pengikut tersebut. Pasalnya, anunya Popo kelihatan.
Tak ingin larut dan menimbulkan kontroversi di media sosial, Popo langsung memberikan hak jawab dan klarifikasi atas video viral tersebut di media sosial Tiktok.
Bagi kalian yang belum mengetahui kronologi jelas atas informasi narasi video viral Popo Barbie, berikut ini klarifikasi dan penjelasan lengkap dari yang bersangkutan.
Popo memberikan klarifikasi terkait dengan kronologi kejadian yang menimpanya tersebut hingga menjadi viral dan videonya beredar di media sosial hingga trending di Twitter.
Menurut Popo, bahwa dia sudah tidak aktif di Tiktok selama satu bulan. Dalam vakum satu bulan itulah membuat videonya jadi viral dan jadi gunjingan banyak orang.
Dia juga mengatakan jika video tersebut bukan video terbaru, melainkan video lawas. Kemudian pelaku pengunggah video pendek yang sekarang viral bukan dirinya.
Pada saat kejadian atau saat live streaming, Popo Barbie mengaku ada yang menyuruhnya untuk melakukan pose. Ia juga tidak sadar jika celananya bolong saat live streaming.
Jadi secara garis besar dalam kejadian ini murni tanpa kesadaran Popo Barbie. Meskipun demikian, Popo mengaku pemeran dalam video itu adalah dirinya.
>>LINK KLARIFIKASI<<
Page: 1 2
PEKANBARU – Aksi penolakan relokasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) masih berlanjut. Hingga Rabu (15/4/2026),…
PEKANBARU - RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau berhasil menangani kasus medis langka yang dikenal sebagai…
DUMAI — Pemerintah Kota Dumai kembali lakukan bongkar pasang jabatan di sejumlah OPD, kelurahan dan…
PEKANBARU - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau memusnahkan barang hasil penindakan…
JAKARTA - KPK menjerat ajudan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Marjani (MJN), sebagai tersangka kasus…
JAKARTA – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bergerak cepat memantau penanganan kasus tragis…