Riau

Tak Hanya Produk Impor, DPRD Riau Minta Mall Wajib Tampung UMKM Daerah

PEKANBARU – Komisi II DPRD Riau mendorong perubahan pola kemitraan pusat perbelanjaan di Riau agar tidak hanya didominasi merek nasional maupun produk impor, tetapi juga memberi ruang yang adil bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari seluruh kabupaten/kota.

Langkah ini ditandai dengan pemanggilan sejumlah manajemen mall dan gerai oleh-oleh yang beroperasi di berbagai daerah di Riau.

DPRD ingin memastikan pelaku UMKM tidak terpinggirkan dalam rantai distribusi pasar modern.

Kemandirian Ekonomi Daerah

Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Androy Ade Rianda, menegaskan bahwa peluang pemasaran tidak boleh terpusat di ibu kota provinsi saja.

“Kita minta dari kabupaten/kota lain juga dipermudah masuknya, bukan hanya dari Pekanbaru saja. Ya mungkin dari Siak, Rohil, Rohul dan lain-lain,” ujar Androy, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, pemerataan akses menjadi kunci agar produk khas daerah seperti makanan olahan, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lokal memiliki panggung yang setara di etalase pusat perbelanjaan.

Selain meminta komitmen dari pengelola mall, Komisi II juga mendorong Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau agar berperan aktif menyediakan ruang khusus bagi produk UMKM.

Androy menilai perlu ada stan atau zona khusus yang menampilkan produk-produk lokal sebagai bagian dari identitas ekonomi daerah.

“Jadi tidak semua barang-barang internasional atau barang-barang mewah yang ada di dalam mal. Barang UMKM kabupaten/kota juga bisa masuk,” tegasnya.

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat daya saing UMKM sekaligus memperluas jaringan distribusi mereka.

Dengan masuk ke pusat perbelanjaan modern, pelaku usaha lokal berpeluang meningkatkan volume penjualan dan memperluas segmentasi pasar.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi II juga menyoroti aspek kenyamanan dan kesehatan pengunjung.

DPRD meminta pengelola mall menyediakan area khusus merokok agar tidak mengganggu pengunjung lain, terutama keluarga dan anak-anak.

“Dan kita juga meminta untuk membuat tempat khusus merokok jadi tidak sembarangan. Mengingat pengunjung mal juga banyak dari kalangan anak-anak tidak hanya orang dewasa,” pungkasnya. **

Ahmad 123

Recent Posts

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PeHR dan Polres Dumai Tanam Mangrove Bersama Kapolda Riau

DUMAI - Persatuan Hijau Riau (PeHR) bersama Polres Dumai menggelar aksi penanaman mangrove di kawasan…

2 jam ago

Pemprov Riau Lepas Pengantara Sembilan Pasien Rujukan

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melepas pengantara pasien rujukan yang akan mendampingi sembilan pasien…

2 hari ago

Mumpung Gratis, Sekdaprov Riau Imbau UMKM Segera Urus Sertifikasi Halal Sebelum Oktober

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus memperkuat komitmen dalam membangun ekosistem halal yang kuat…

2 hari ago

Soal Keluhan Antrean RoRo Dumai-Rupat, DPRD Riau Segera Panggil Dishub

PEKANBARU - Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Dumai, Bengkalis dan Meranti, Khairul Umam angkat…

2 hari ago

Asisten I Buka Sosialisasi Inovasi Daerah, Dumai Siap Tingkatkan Indeks Inovasi

DUMAI - Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Dumai Muhammad Yunus…

2 hari ago

Bripka Bob Sinaga Pantau Ketahanan Pangan Bergizi, Warga Sukajadi Kembangkan Tanaman Cabai

DUMAI – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi, Bripka Bob Sinaga,…

2 hari ago