Beranda Religi Tradisi Malam Natal, Jemaat Gereja HKBP Resort Exaudi Gelar Makan Ikan Bersama

Tradisi Malam Natal, Jemaat Gereja HKBP Resort Exaudi Gelar Makan Ikan Bersama

178
BERBAGI
Saat jemaat Gereja HKBP Resort Rexaudi Rohul melakukan ibadah di malam Natal 2019

PASIRPENGARAIAN – Dalam menyambut hari suka cita Natal dan Tahun Baru 2020, jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Resort Exaudi Pasirpengaraian, Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu selalu melakukan tradisi makan bersama.

Meski begitu menu yang disuguhkan adalah sajian gulai ikan yang dimasak dalam jumlah besar karena akan disantap oleh ratusan jemaat gereja, Selasa, 24 Desember 2019 malam lalu, sebelum mereka beribadah.

Hal ini disampaikan oleh Pendeta Gereja HKBP Resort Exaudi Rohul, Bachtiar Gultom kepada sorotlensa.com, di sela dirinya ikut menyantap sajian makan bersama yang digelar pihak gereja.

“Kegiatan ini merupakan tradisi kampung halaman yang kita laksanakan rutin setiap malam Natal,”ungkap dia.

“Ini sebagai wujud rasa syukur serta mempererat tali persaudaraan antar para jemaat gereja,”terang dia.

Setelah digelarnya makan bersama para jemaat, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan melaksanakan ibadah bersama.

Foto bersama Kapolsek Rambah, Iptu P Simatupang bersama Babinsa Koramil 02 Kodim 0313/KPR, Koptu Dedy Novery Samosir dan sejumlah anggota IPBR yang siap mengamankan jalanya peribadatan di Gereja HKBP Resort Exaudi Rohul.

Dijaga Polri, TNI dan IPBR

Sementara dari pantauan media ini, di sela peribadatan di Gereja HKBP Resort Exaudi tampak sejumlah petugas baik Polri maupun TNI termasuk ormas Ikatan Pemuda Batak Rohul (IPBR) mensterilkan gereja tersebut demi mencegah adanya temuan benda-benda yang dianggap berbahaya.

Pada kegiatan ini, langsung dipimpin oleh Kapolsek Rambah, Iptu P Simatupang bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI dari Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR, Koptu Dedy Nofery Samosir.

Setelah dipastikan steril, puluhan personel gabungan segera melakukan pengamanan dan penjagaan.

“Kegiatan pengamanan dan sterilisasi ini untuk memberikan rasa aman kepada para jemaat yang akan beribadah di gereja. Sekitar 20 orang yang turun ikut mengamankan, salah satunya pemuda gereja sendiri,”tukas dia.

PEWARTA : DESRIANA RANGKUTI