Pendidikan

UIR Berhasil Menembus Klaster Mandiri di Research University Berbasis Islam

PEKANBARU – Universitas Islam Riau (UIR) kembali mencatat prestasi monumental dengan berhasil menembus Klaster Mandiri, level tertinggi dalam sistem Klasterisasi Perguruan Tinggi Akademik Tahun 2026 yang secara resmi diumumkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang) sesuai dengan Surat Pengumuman Nomor 1436/C3/AL.04/2025 tanggal 4 November 2025.

Klasterisasi perguruan tinggi dilakukan sebagai instrumen evaluasi nasional terhadap kinerja dan mutu pendidikan tinggi, meliputi aspek pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, serta tata kelola institusi. Dari ribuan Perguruan Tinggi di Indonesia, hanya 56 Perguruan Tinggi yang berhasil masuk Klaster Mandiri, terdiri atas 39 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 17 Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Dalam daftar prestisius tersebut, UIR menjadi satu-satunya PTS di luar Pulau Jawa yang berhasil menembus Klaster Mandiri. Capaian ini menegaskan posisi UIR sebagai universitas riset terkemuka berbasis Islam yang memiliki daya saing nasional dan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kemasyarakatan.

“Pencapaian Klaster Mandiri ini merupakan bukti konkret bahwa UIR telah bertransformasi menjadi universitas riset unggulan yang berakar pada nilai-nilai Islam, UIR tidak hanya unggul dalam mutu akademik, tetapi juga menunjukkan kinerja riset dan inovasi yang diakui sejajar dengan universitas besar nasional,” kata Assoc Prof, Dr, Admiral, SH, MH selaku Rektor UIR.

Sejak tahun 2024, UIR telah resmi berstatus Perguruan Tinggi Berakreditasi Unggul berdasarkan penilaian BAN-PT.

Menurut data nasional terbaru tahun 2025, terdapat 215 perguruan tinggi di Indonesia yang telah meraih peringkat akreditasi Unggul.

Dengan demikian, UIR menjadi bagian dari kelompok eksklusif perguruan tinggi yang secara konsisten mempertahankan mutu akademik dan tata kelola terbaik di tingkat nasional.

Namun, capaian Klaster Mandiri 2026 membawa pengakuan yang lebih tinggi. Jika akreditasi Unggul menilai mutu institusional secara internal, maka Klaster Mandiri mencerminkan kinerja nyata berbasis data nasional dalam riset, inovasi, pengabdian masyarakat, dan reputasi institusi.

Sebagai universitas berbasis Islam, UIR mengimplementasikan Catur Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan dakwah Islamiyah. Keempat pilar ini menjadi landasan UIR dalam membangun ekosistem akademik yang menyatukan keunggulan ilmiah dengan nilai-nilai spiritual, melahirkan lulusan yang beriman, berilmu, dan berintegritas.

“Capaian ini tidak hanya menjadi simbol prestasi, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk terus meningkatkan relevansi riset dan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan visi UIR to be a world class Islamic university based on iman and takwa,” tegas Rektor Admiral.

Sementara itu, Direktur Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) UIR, Assoc. Prof. Dr. Arbi Haza Nasution, BIT, MIT, menambahkan bahwa peningkatan klaster ini merupakan hasil konsistensi dalam pengelolaan ekosistem riset dan publikasi, penguatan jurnal ilmiah, serta kolaborasi internasional.

Menurutnya, keberhasilan ini adalah buah dari strategi jangka panjang UIR dalam membangun kultur riset kolaboratif dan produktif yang berorientasi pada dampak sosial serta kemaslahatan umat.

Saat ini UIR berada dalam angka QS Stars Bintang 3, #203 QS Asian University Rankings – South Eastern Asia, satu dari 215 perguruan tinggi berakreditasi Unggul (data nasional 2025), satu dari 56 perguruan tinggi (PTN dan PTS) yang masuk Klaster Mandiri 2026, satu dari 17 PTS Klaster Mandiri se-Indonesia (dari total 2,813 PTS nasional) dan satu-satunya PTS Klaster Mandiri di luar Pulau Jawa.

Dengan capaian sebagai Perguruan Tinggi Berakreditasi Unggul (sejak 2024) dan kini berhasil menembus Klaster Mandiri (2026), Universitas Islam Riau meneguhkan diri sebagai universitas riset unggulan nasional berbasis nilai-nilai Islam, sekaligus bukti bahwa perguruan tinggi di luar Pulau Jawa mampu berkompetisi di tingkat tertinggi nasional maupun internasional dengan kinerja riset, inovasi, dan tata kelola berdaya saing global.**

Ahmad 123

Recent Posts

Wakil Ketua DPRD Dumai Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Muhammad Rahul Pimpin Karang Taruna Riau

DUMAI – Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, H. Johannes MP Tetelepta atau yang akrab disapa…

9 jam ago

Fakta Sidang Gubernur Riau: Semua Saksi Akui Tak Ada Setoran ke Abdul Wahid

PEKANBARU - Kuasa hukum Gubernur Riau mengungkap fakta persidangan. Saksi tegaskan tidak ada perintah setor…

12 jam ago

Donor Darah dan Bantuan Fasilitas Ibadah Warnai Kegiatan Sosial di Dumai

DUMAI – Sebelum sebagian besar warga Dumai menyelesaikan aktivitas paginya, sebuah antrean sudah terbentuk di…

12 jam ago

RSUD Arifin Achmad Terima Bantuan Dua Unit Ambulance

PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menerima bantuan dua unit ambulance untuk…

12 jam ago

Gelombang PHK Mulai Terjadi di Riau, 300 Pekerja di Pelalawan Sudah Terdampak

PEKANBARU - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) mulai terjadi di Provinsi Riau. Sekitar 300 pekerja…

12 jam ago

ORADO Kota Dumai Utus 8 Pasang Atlet Domino ke Kejurprov Domino di Pekanbaru

DUMAI – Federasi Olahraga Domino (ORADO) Kota Dumai mengirimkan sebanyak 8 pasang atlet domino untuk…

18 jam ago