Video tersebut menuai respons ketakutan pada warganet. Dalam penyakit menular, tak pernah ada belatung berada dalam vagina. Ini menurut dokter Boyke Dian Nugraha.
“Belatung itu nggak mungkin kecuali pada orang yang mati. Itu akal-akalan saja untuk shock factor,” terang Boyke melansir dari detikcom, Sabtu (15/1/2022).
Menurutnya, wajar jika warganet penasaran terhadap video tersebut meski sudah tahu isinya mengerikan. Akan tetapi rasa penasaran sebenarnya bisa di kendalikan.
Misalnya, dengan menahan diri tidak mengakses dan menyebarkan video tersebut. Karena tidak ada pentingnya menyebar video seperti itu ke media sosial.
Apa pentingnya melihat video itu? Itu pertanyaan pertama. Apa faedahnya melihat itu? Semua jawabannya pasti tidak ada gunanya. Makanya stop sebar-sebar.
Cuma membuat orang yang posting semakin dapat sorotan. Ngapain berkontribusi untuk hal seperti itu? Kontribusinya menjadi negatif kalau seperti itu.
“Sikap kita itu pilihan kita. Kepo wajar, tapi bagaimana kita mau bersikap itu pilihan kita,” pungkasnya Veronica Adesla, Psikolog klinis dan Co-Founder Ohana Space.
Page: 1 2
PEKANBARU – M. Nazir (52) resmi melaporkan seorang pria bernama Pirok (68), warga Jalan Suka…
PEKANBARU - Anggota DPRD Provinsi Riau Abdullah meminta PLN segera mengatasi permasalahan aliran listrik yang…
KUANSING – Kontingen Kabupaten Kuantan Singingi kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Grand Final Pemilihan…
PEKANBARU - Direktur PT Riau Petroleum (Perseroda) Husnul Kausarian, menjadi pembicara dalam booth program Adpmet…
PEKANBARU - Padamnya listrik serentak di beberapa daerah di Sumatera, mulai dari Aceh, Sumatera Utara,…
PEKANBARU — Kota Pekanbaru mendadak gelap gulita akibat pemadaman listrik total (blackout) pada Jumat (22/5/2026).…