Riau  

480 Kasus PMK Hewan Ternak Ditemukan di Riau, Paling Banyak di Inhu dan Rohul

PEKANBARU – Sebanyak 480 kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ditemukan di Provinsi Riau sejak awal Januari hingga Februari 2026 ini.

Ratusan kasus PMK tersebut ditemukan di enam daerah Riau, diantaranya Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rokan Hulu (Rohul), Siak, Indragiri Hilir (Inhil), Kampar dan Kota Dumai.

“Kasus PMK sudah ditemukan di enam daerah. Berdasarkan laporan sejak Januari hingga 11 Februari 2025 ada sebanyak 480 kasus PMK,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau, Mimi Yuliani Nazir melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan Faralinda Sari, Jumat (13/2/2026).

Faralinda menjelaskan dari ratusan kasus PMK yang ditemukan, paling banyak terdapat di Kabupaten Inhu dengan jumlah 195 kasus. Kemudian disusul Kabupaten Rohul 145 kasus.

“Selanjutnya di Kabupaten Siak 3 kasus, Kabupaten Inhil 2 kasus, Kabupaten Kampar dan Kota Dumai masing-masing 1 kasus,” terangnya.

Faralinda mengakui, awal tahun 2026 memang ada peningkatan kasus PMK di Riau. Hal ini disebabkan faktor cuaca yakni musim hujan.

“Memang kasus PMK meningkat karena kondisi cuaca musim hujan di bulan Januari. Karena salah satu pemicu PMK adalah faktor cuaca. Namun saat ini sudah tidak banyak lagi laporan PMK,” ujarnya.

Selain itu, faktor lainnya adalah hewan ternak yang belum divaksin. Kemudian faktor perpindahan ternak yang membawa virus sehingga berdampak terhadap populasi yang ada.

“Kalau kita lihat, memang hewan ternak yang kena PMK ini belum divaksin. Sebab salah satu kunci pencegahan penyebaran PMK ini hewan ternak harus divaksin,” tukasnya.**

 

sumber: CAKAPLAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *