Riau  

345 Mahasiswa Umri Penerima Beasiswa Ikuti Pelatihan Pengembangan Soft Skill

PEKANBARU – Sebanyak 345 orang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) mengikuti kegiatan Pengembangan Soft Skill dan Peningkatan Mutu Akademik, yang dilaksanakan di Hotel Grand Suka Pekanbaru, selama dua hari mulai Kamis (22/1/2026).

Peserta merupakan penerima beasiswa Pemerintah Provinsi Riau tahun akademik 2025/2026. Yaitu mahasiswa penerima beasiswa Prestasi Angkatan 2022 sebanyak 100 orang, beasiswa Prestasi Angkatan 2023 sebanyak 150 orang, beasiswa Tahfidz Angkatan 2022 sebanyak 20 orang, penerima beasiswa Tahfidz angkatan 2023 sebanyak 20, penerima beasiswa Tahfidz angkatan 2024 sebanyak 25 orang dan tambahan Tahfidz Beasiswa Umri 30 orang.

Melalui kegiatan ini, para mahasiswa Umri khususnya penerima beasiswa Pemprov Riau diharapkan memiliki pengetahuan akademik yang lebih baik, disamping memiliki kemampuan softskill seperti komunikasi, kerjasama tim dan kepemimpinan.

Tak hanya itu, para mahasiswa juga diharapkan memiliki kemampuan beradaptasi dengan perubahan dan tantangan zaman, mengenal masalah dan bisa membuat keputusan, serta mampu berinteraksi dengan orang lain secara efektif.

“Selain itu para mahasiswa juga diberikan materi tambahan tentang pemantapan ideologi Muhammadiyah atau Al-Islam Kemuhammadiyahan,” kata Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) Dr Saidul Amin MA.

Pada kesempatan itu kepada mahasiswa Rektor Saidul Amin mengatakan salah satu soft skill yang dibutuhkan mahasiswa adalah bagaimana berkomunikasi yang baik dengan orang lain. Yaitu tahu berbicara apa, dengan siapa, dan bagaimana caranya.

Memiliki soft skill bagi anak-anak muda diperlukan mengingat tantangan yang akan dihadapi di masa mendatang jauh lebih besar ketimbang problematika yang sedang dihadapi generasi tua saat ini. “Oleh sebab itu kalian (mahasiswa) harus memiliki keilmuan yang mampu menaklukkan zaman, dan kalian harus memiliki kemampuan keterampilan yang bisa sehidup, seiring dan sejalan dengan perkembangan zaman, karena orang yang tidak mampu menaklukkan zamannya ia akan menjadi sampah peradaban,” cakapnya lagi.

Pada kesempatan itu Rektor berpesan agar mahasiswa penerima beasiswa dari Pemprov Riau memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya. “Tunjukkan kalau kalian adalah orang yang layak menerima beasiswa dan mampu menjaga kepercayaan yang diberikan dengan menyelesaikan kuliah tepat waktu. Sebab beasiswa yang kalian terima adalah amanah, gunakan seefisien mungkin, tidak sekedar tamat tapi menjadi elemen dalam kehidupan bangsa,” pesan Saidul Amin.

Sementara itu Plt Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Riau Yan Darmadi mengatakan Pemerintah Provinsi Riau memiliki komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Negeri Lancang Kuning tersebut dengan tetap mengalokasikan beasiswa melalui APBD meski di tengah keterbatasan fiskal.

Bahkan untuk tahun ini Pemprov Riau mengalokasikan anggaran beasiswa sebesar Rp95 miliar untuk beasiswa. Anggaran tersebut termasuk untuk menyelesaikan tunggakan sebelumnya.

Yan Darmadi mengatakan, khusus untuk Umri sendiri sebanyak 3.040 orang mahasiswa telah menjadi penerima manfaat beasiswa Pemprov Riau.

“Untuk tahun 2026, ada sebanyak 545 orang mahasiswa Umri yang menjadi penerima beasiswa, dengan total anggaran sebesar Rp7,1 miliar,” ujar Yan Darmadi.

Pada kesempatan yang sama Yan Darmadi mengatakan jadikan beasiswa ini sebagai amanah, untuk meningkatkan kapasitas diri agar menjadi insan yang unggul dan berdaya saing. Pemprov Riau akan terus berkomitmen, untuk mendukung bidang pendidikan di tengah terjadinya efiensi anggaran yang kini dirasakan daerah,” katanya.

Hadir dalam kesempatan tersebut tersebut, Badan Pembina Harian (BPH) UMRI, H Abunawas, Direktur PT Riau Petrolium diwakili Kepala Bagian Humas dan CSR, Arya Pratama, serta wakil rektor, dekan, Plt direktur pascasarjana, dan para ketua prodi dilingkungan UMRI. Kegiatan tersebut, dibuka secara langsung oleh Plt Kabiro Kesra Setdaprov Riau mewakili Plt Gubernur Riau.

Sementara pemateri yang diundang, meliputi tim training Academi Cemerlang Indonesia (ACI), Biro Kesra Setdaprov Riau, PT Riau Petrolium Rokan, para akademisi dan praktisi pendidikan. **

 

sumber: CAKAPLAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *