Selatpanjang – Tahap demi tahap usaha Bupati Meranti mewujudkan Smart City di wilayahnya kian terwujud. Hal ini ditunjukkan dengan peresmian Command Center pada Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Jalan Dorak, Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti. Senin (02/01/23) pagi.
Bupati Kepulauan Meranti, H. Muhammad Adil, mengatakan pembangunan Command Center ini adalah komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memberikan efisiensi, efektifitas, transparansi dan peningkatan kualitas layanan publik.
Ia menambahkan, Command Center memiliki dua fungsi utama yaitu pusat informasi bagi kebutuhan pimpinan daerah dalam mengambil keputusan dan penyediaan layanan digital bagi masyarakat. Ia juga berharap layanan ini dapat di kolaborasikan dengan instansi vertikal, BUMN, swasta dan masyarakat.
“Suatu kebanggaan bagi kami, apabila layanan Command Center dapat di kolaborasikan dengan berbagai pihak baik unsur Forkopimda, instansi vertikal, BUMN, swasta maupun masyarakat,” tutur Adil.
Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, Amat Safi’i, menyebutkan bahwa pembangunan Smart City yang merupakan program strategis Bupati sudah mulai terwujud, tentunya dengan terus melakukan pengembangan dalam upaya penyempurnaan layanan.
“Command Center, disamping sebagai instrumen arah kebijakan pimpinan, juga menyediakan 19 layanan sistem informasi yang telah dibangun bersama instansi terkait bagi masyarakat yang meliputi layanan pengaduan, monitoring pembangunan, layanan pendidikan, layanan kesehatan, layanan sosial, kebencanaan, kependudukan, maupun layanan dan informasi lainnya yang bisa diakses secara online terkini dan aktual,” kata Safi’i.
Safi’i menambahkan, Command Center juga telah terkoneksi dengan 15 titik kamera pemantau (CCTV) yang dipasang di lokasi-lokasi strategis di kota Selatpanjang, sebagai upaya pemantauan dan pengawasan dalam kota.
“Saat ini, untuk tahap awal telah di operasikan 15 CCTV yang langsung terkoneksi dengan Command Center. CCTV tersebut dipasang di beberapa persimpangan di kota Selatpanjang sebagai upaya pemantauan dan pengawasan. Tentunya ini dapat digunakan oleh pemangku kepentingan untuk mendapatkan informasi seperti genangan banjir, situasi lokasi waktu tertentu, maupun kepentingan lain seperti tindak kriminal hingga kecelakaan, diharapkan dapat membantu kerja pemerintah maupun aparat hukum,” jelasnya.
Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, dimana semua hal bisa dilakukan melalui sebuah perangkat teknologi yang terkoneksi secara online ke seluruh penjuru dan memberikan kemudahan akses informasi yang tak terbatas dalam semua bidang.
Hal inilah yang mendorong Pemkab Meranti untuk berpikir dan mewujudkan sebuah kota pintar, kota cerdas yang akan memberikan kemudahan-kemudahan kepada warganya seiring dengan berkembang dan majunya teknologi, untuk mewujudkan perikehidupan yang lebih berkualitas dan kota yang berkelanjutan.











