Ekonomi

Inovasi Digital dan Penguatan UMKM Dongkrak Kinerja Jamkrida Riau

JAKARTA – Kinerja PT Jamkrida Riau (Perseroda) sepanjang 2025 menunjukkan tren positif di tengah kompetisi industri penjaminan kredit di Provinsi Riau. BUMD penjaminan kredit milik Pemerintah Provinsi Riau ini mencatat laba bersih Rp 5,52 miliar dan melampaui target laba yang ditetapkan pemegang saham sebesar Rp 3,65 miliar.

Direktur Umum Jamkrida Riau RM Ibnu Legowo mengatakan, capaian tersebut menjadi indikator bahwa strategi bisnis dan inovasi layanan yang dijalankan perusahaan memberikan dampak nyata terhadap kinerja keuangan sekaligus berkontribusi terhadap ekonomi daerah.

“Pencapaian laba tahun berjalan merupakan hasil konsistensi kami memperkuat sinergi kemitraan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya UMKM,” ujar Ibnu dalam presentasi penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang dilakukan secara daring, Rabu (18/2/2026).

Selain laba, total aset perseroan meningkat jadi Rp146 miliar pada 2025 atau naik 2,98 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp141 miliar. Realisasi itu setara 58,71 persen dari target Rp 248 miliar.

Dari sisi manajemen risiko, rasio beban klaim tercatat 42,19 persen dan masih dalam kategori aman, meskipun meningkat dibandingkan 5,41 persen pada 2024. Menurut Ibnu, kenaikan rasio klaim tetap terjaga karena perusahaan menerapkan seleksi risiko dan pemantauan portofolio secara ketat.

Namun, untuk jasa penjaminan (IJP) gross tahun ini turun menjad Rp 53 miliar dibandingkan pada 2024 sebesar Rp 62,02 miliar. Realisasi IJP ini juga lebih rendah dari target RKAP 2025 sebesar Rp 61,2 miliar. Penurunan ini disebabkan oleh perubahan kebijakan portofolio penjaminan.

Sejak 2025 perusahaan tidak lagi menjamin risiko meninggal dunia, melainkan hanya menanggung risiko kredit macet atau wanprestasi. “Penyesuaian struktur penjaminan ini adalah langkah strategis untuk menjaga stabilitas keuangan jangka panjang sekaligus memperkuat kualitas portofolio penjaminan,” kata Ibnu.

Meski pendapatan IJP menurun, Jamkrida Riau mencatat pertumbuhan signifikan pada pendapatan subrogasi yang naik 45 persen dibanding tahun sebelumnya hingga melampaui Rp 2,5 miliar. Peningkatan tersebut mencerminkan efektivitas sistem penagihan dan pemulihan klaim, sekaligus menunjukkan kualitas manajemen risiko perusahaan semakin baik.

Transformasi Digital dan Tata Kelola Perusahaan

Transformasi digital juga menjadi pilar penting dalam peningkatan kinerja Jamkrida Riau. Sejak 2023, perusahaan mengembangkan solusi bisnis untuk internal bernama SIJARI (Sistem Jamkrida Riau) yang mengintegrasikan proses operasional, bisnis, dan pelaporan keuangan dalam satu platform.

Fitur unggulannya memungkinkan perhitungan pendapatan secara otomatis berbasis akrual serta penyajian data real time lintas divisi. Sistem ini dinilai meningkatkan efisiensi, akurasi pelaporan, dan kecepatan pengambilan keputusan manajemen.

Untuk eksternal, perusahaan mengembangkan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) untuk penjaminan KUR Syariah bersama Bank Riau Kepri Syariah. Platform host-to-host ini menyediakan database terverifikasi debitur, pengajuan klaim, hingga sertifikat penjaminan digital yang dapat diunduh langsung oleh mitra penyalur kredit. “Dengan sistem tersebut, proses verifikasi dan persetujuan penjaminan menjadi lebih cepat serta transparan,” kata Ibnu.

Terkait tata kelola perusahaan, Jamkrida Riau melakukan penilaian kinerja pegawai dilakukan dua kali setahun melalui sistem KPI (key performance indicator) terukur yang menjadi dasar pemberian penghargaan maupun evaluasi. Penempatan SDM juga dilakukan berbasis kompetensi melalui pemetaan keahlian agar setiap karyawan berada pada posisi yang sesuai.

Manajemen menilai kualitas SDM sebagai faktor kunci keberlanjutan perusahaan. Karena itu, program pelatihan disusun berjenjang dan berkelanjutan, serta terbuka bagi seluruh karyawan tanpa diskriminasi. Tingkat kepuasan pegawai juga dijaga melalui kebijakan kesejahteraan, perlindungan kesehatan keluarga, serta penyediaan fasilitas kerja yang memadai.

Digelontorkan Lewat CSR

Jamkrida Riau mencatat skor self-assessment penerapan good corporate governance (GCG) sebesar 85,92 dengan predikat “Sangat Baik” berdasarkan standar Otoritas Jasa Keuangan.

Kontribusi ke Daerah

Dari sisi kontribusi terhadap pembangunan daerah, sepanjang 2025 Jamkrida Riau menjamin 5.476 pelaku UMKM melalui skema kredit usaha rakyat (KUR) dan pembiayaan produktif lainnya. Penjaminan ini membantu pelaku usaha yang memiliki potensi tetapi terbatas modal agar tetap memperoleh akses pembiayaan dari perbankan dan lembaga keuangan.

Ibnu menegaskan bahwa peran lembaga penjamin daerah bukan sekadar mengejar keuntungan, melainkan memperluas inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Ketika UMKM mendapatkan akses pembiayaan, mereka bisa meningkatkan kapasitas usaha, menyerap tenaga kerja, dan menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

Kontribusi lainnya diberikan dalam bentuk dividen yang disetorkan ke pemerintah Provinsi Riau sebesar Rp 3,2 miliar pada 2025, melampaui target yang ditetapkan Rp 2,7 miliar.

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, sepanjang 2025 Jamkrida Riau menyalurkan dana CSR sebesar Rp 62,3 juta untuk kegiatan pendidikan, olahraga, kebudayaan, bantuan hewan kurban, dan dukungan program pemerintah daerah.

Berkat kinerja, inovasi, serta kontribusinya tersebut, Jamkrida Riau Kembali terpilih menjadi kandidat peraih TOP BUMD Awards 2026. Dalam ajang yang sama tahun lalu, perusahaan meraih TOP BUMD Awards 2025 bintang 5.**

 

sumber: TopBusiness

Ahmad 123

Recent Posts

Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Malaysia di Riau, Sabu 21 Kg Disita

BENGKALIS - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap kurir narkoba jaringan Malaysia di…

2 hari ago

Disdik Riau Tegas Larang Sekolah Tahan Ijazah Siswa

PEKANBARU - Dinas Pendidikan Provinsi Riau resmi mengeluarkan kebijakan tegas yang melarang seluruh satuan pendidikan…

2 hari ago

Kantor KSOP dan Pelindo Dumai Digeledah Kejati Riau, Ini Kasusnya

DUMAI - Sejumlah ruang kerja di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta PT Pelabuhan…

2 hari ago

Dugaan Penculikan Anak,, Polisi: Yang Ambil Mamanya, Kami Dalami

PEKANBARU - Dugaan penculikan anak terjadi di Riau. Penangkapan terduga pelaku dilakukan Satuan Patroli Jalan…

2 hari ago

Polresta Dumai Gelar Razia THM Jaga Kamtibmas

DUMAI - Jajaran Polresta Dumai melaksanakan razia gabungan di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) pada…

3 hari ago

Pemprov Riau Pastikan Bonus Atlet Tetap Dibayarkan

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menegaskan komitmennya untuk memenuhi hak para pejuang olahraga yang…

3 hari ago