Beranda Riau Dumai Meyka Suhada: Tanggal 9 Desember Bertepatan Dengan Pilkada Serentak dan Hari Anti...

Meyka Suhada: Tanggal 9 Desember Bertepatan Dengan Pilkada Serentak dan Hari Anti Korupsi Sedunia

180
BERBAGI

Dumai – Satu diantara tokoh pemuda Kota Dumai, Meyka Suhanda yang sering akrab di panggil Amek berharap pelaksanaan pilkada di Kota Dumai dapat berjalan aman, damai dan mematuhi Protokol Kesehatan.

Menurutnya Dumai merupakan satu diantara Kota yang ada di Prov. Riau yang sangat berpotensi dan juga memiliki keberagamaan yang sangat menarik untuk di bahas. Ditambah lagi tepat pada tanggal 9 Desember merupakan Hari Anti Korupsi Sedunia, ini akan menjadi momen untuk pemilihan kepala daerah untuk menjauh dari KORUPSI.
“Ditanggal 9 Desember ini merupakan Hari Anti Korupsi sedunia tepat di pemilihan serentak di beberapa daerah tentunya Kota Dumai, harapan saya ketika pemimpin yang terpilih nantinya melihat moment ini agar tidak melangkah atau berpikir kearah KORUPSI,” ungkapnya Selasa 8 Desember 2020.

Menurut pandangannya juga dalam beberapa minggu ini dinamika politik yang berubah-ubah
“Melihat Dinamika politik yang terjadi akhir-akhir ini, saya berharap pemilihan kepala daerah kali ini berjalan lancar, bersih dan jauh dari money politik”.

“Siapapun kandidat kepala daerah yang akan terpilih menjadi orang nomor satu di Kota Dumai nanti kiranya dapat menjadikan Kota Dumai lebih baik dari sebelumnya membangun dan bukan hanya retorika politik semata agar mendapatkan dukungan dalam pemilihan tapi melupakan janji-janji kepada masyarakat saat kampanye,” jelasnya.

Amek pun berharap Kota Dumai akan semakin maju kedepannya, sebagai putra daerah amek berharap anak muda pun di libatkan lebih aktif dan kemudian konkrit dalam kemajuan Kota Dumai agar pemuda pun lebih terlibat lagi dalam pembangunan berkelanjutan di Kota Dumai.

“Salam sukses untuk empat pasangan kandidat calon Walikota dan wakil Walikota Dumai, sukses dan semoga selalu dalam lindungan Allah, dan selama pemilihan diharapkan untuk mengikuti proses pencoblosan tetap mematuhi protokol kesehatan yang di anjurkan oleh pemerintah,” tambahnya.