Riau

Pemprov Buka Opsi Relokasi Tugu Zapin di Jantung Kota Pekanbaru

PEKANBARU – Pemprov Riau tengah mengkaji opsi pemindahan atau penggantian Tugu Zapin yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, pusat Kota Pekanbaru.

Kajian ini mencuat seiring meningkatnya masukan masyarakat terkait keberadaan patung manusia pada tugu tersebut, yang dinilai kurang sejalan dengan nilai budaya dan keagamaan masyarakat Melayu Riau, serta kondisi tugu yang kini rusak akibat aksi pencurian.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto mengungkapkan, aspirasi yang diterima Pemprov Riau datang dari berbagai kalangan, termasuk tokoh adat dan tokoh agama.

Salah satu poin utama yang disorot adalah bentuk patung manusia pada tugu yang dianggap tidak tepat.

“Tugu Zapin ini banyak masukan dari tokoh masyarakat, dari agama Islam, kalau patung orang kurang pas. Kenapa tidak dipindahkan atau diganti dengan gambar yang lain,” ujar SF Hariyanto.

Selain persoalan nilai dan simbol, kondisi fisik Tugu Zapin juga menjadi perhatian serius.

Sejumlah bagian tugu, khususnya pada bagian bawah patung penari zapin laki-laki dan perempuan, dilaporkan hilang dan diduga kuat akibat pencurian material.

“Saya sedih melihat kondisinya sekarang. Letaknya di depan Kantor Gubernur, Kejaksaan Tinggi, dan Rumah Sakit Bhayangkara, tapi masih ada yang berani menggerogoti. Ini sangat miris,” katanya.

SF Hariyanto menegaskan, lokasi Tugu Zapin yang berada di kawasan strategis dan kerap disebut sebagai titik nol Kota Pekanbaru semestinya menjadi etalase wajah ibukota provinsi. Namun, kerusakan dan vandalisme justru menciptakan citra sebaliknya.

Atas pertimbangan tersebut, Pemprov Riau kini mengkaji secara menyeluruh apakah tugu akan direlokasi, direvitalisasi, atau diganti dengan simbol lain yang dinilai lebih representatif terhadap jati diri Melayu Riau.

“Dalam ajaran Islam, patung-patung seperti itu dilarang. Karena itu, kemungkinan dipindahkan atau diganti sedang kami kaji,” tegasnya.

Saat ini, Tugu Zapin tampak ditutupi kain hitam untuk menutupi kerusakan di sejumlah sisi.

Sebelumnya, pada 2025, pihak kepolisian telah menangkap pelaku pencurian lempengan tembaga yang menjadi bagian dari struktur tugu tersebut.

Sebagai informasi, Tugu Zapin selama ini dikenal sebagai salah satu ikon budaya Pekanbaru yang merepresentasikan tari zapin, tarian tradisional Melayu yang memiliki akar kuat dalam sejarah dan identitas budaya Riau.

Patung sepasang penari dengan busana adat Melayu menjadi elemen utama tugu tersebut sejak pertama kali dibangun.

 

Sumber: riau.antaranews.com

Ahmad 123

Recent Posts

Ketua DPC Gerindra Dumai Johannes MP Tetelepta Dukung Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis

DUMAI – Ketua DPC Partai Gerindra Kota Dumai, H. Johannes MP Tetelepta, atau yang akrab…

2 hari ago

Ratusan Massa TUAH Dumai Sampaikan Aspirasi di Tiga Instansi, Soroti Polemik TKBM dan Desak Penyelesaian

DUMAI - Ratusan massa yang tergabung dalam Tegak Untuk Amanah dan Harga Diri (TUAH) Dumai…

4 hari ago

Bulan Seni Rakyat Kembali Aktif sebagai Wadah Seni dan Budaya Kota Dumai

Dumai, 20 Juni 2026 – Bulan Seni Rakyat (BUSER) sebuah wadah seni dan budaya yang…

5 hari ago

LHMB Kota Dumai Layangkan Teguran Resmi kepada Management City Mall Dumai, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf kepada Masyarakat

H DUMAI – Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai secara resmi melayangkan surat teguran…

5 hari ago

Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Tanam Cabai di Jalan Bintan

DUMAI – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi, Bripka Bob…

1 minggu ago

LHMB Desak PT Mayatama Solusindo Ganti Rugi Warga dan Audit Kerja Sama Provider Internet

DUMAI – Ratusan massa yang tergabung dalam Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai menggelar…

1 minggu ago