Categories: Umum

Porta Potty Dubai Viral Video, Informasi Hangat

Teleskopnews.com – Porta Potty Dubai Viral Video belakangan jadi perbincangan pengguna internet dan media sosial sampai-sampai mencari link aslinya.

Porta Potty Dubai Viral Video adalah informasi terbaru yang datang dari Dubai. Banyak pengguna media sosial di Twitter mencari link videonya untuk di tonton.

Ya, mereka yang cukup berani untuk mengklik berbagai tautan ke Porta Potty Dubai langsung menyesali keputusan mereka.

Selain karena video berdurasi 3 menit 47 detik di Youtube mengenai Porta Potty Dubai ada yang telah dihapus.

Tanpa terlalu detail, tren viral yang menjijikkan ini mengacu pada fenomena di mana influencer wanita dan model Instagram menerima pesan dari pria kaya di Dubai yang ingin membayar mereka ribuan dolar untuk buang air besar (BAB) di wajah mereka.

Meskipun video tersebut, yang sekarang telah di hapus dari media sosial, belum di verifikasi, mereka mendorong penduduk asli Dubai untuk maju dan mengungkapkan keraguannya tentang konten eksplisit tersebut.

Dalam postingan TikTok-nya, @ebrahim_ka mengutip seorang model Instagram:

“Semua pria kaya di Dubai menerbangkan gadis-gadis untuk melakukan ini. Mereka menjijikkan. Semuanya memiliki fetish (keinginan seksual yang tidak normal) yang sama.

“Yang paling mengejutkan saya adalah orang-orang Dubai tidak mengikuti tren video ini, dan mereka tidak pernah mendengar hal seperti itu,” katanya seperti di lansir dari io.co.za.

@ebrahim_ka melanjutkan untuk menjelaskan bahwa dia berasal dari Dubai dan mengklasifikasikan sebagai “pria yang di bangun secara finansial di Dubai”.

Dia juga mencatat bahwa fetish itu tidak umum di kalangan pria Arab. “Saya sendiri tidak suka buang air besar di wajah orang lain,” katanya.

Menurutnya tidak jelas bagaimana tren di mulai, tetapi itu bukan fenomena baru.

“Kekusutan yang berkaitan dengan cairan tubuh telah ada selama bertahun-tahun dan memiliki komunitas mereka sendiri di ruang tipe tertentu (seperti BSDM),” tulis Kori Williams.

“Meskipun tidak jelas bagaimana pria Arab secara khusus menjadi terikat pada tren ini, tidak ada ketegaran atau fetish tertentu yang eksklusif untuk satu demografi ras atau gender,” tambah Williams.

Redaksi

Recent Posts

Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Malaysia di Riau, Sabu 21 Kg Disita

BENGKALIS - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap kurir narkoba jaringan Malaysia di…

18 jam ago

Disdik Riau Tegas Larang Sekolah Tahan Ijazah Siswa

PEKANBARU - Dinas Pendidikan Provinsi Riau resmi mengeluarkan kebijakan tegas yang melarang seluruh satuan pendidikan…

18 jam ago

Kantor KSOP dan Pelindo Dumai Digeledah Kejati Riau, Ini Kasusnya

DUMAI - Sejumlah ruang kerja di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta PT Pelabuhan…

18 jam ago

Dugaan Penculikan Anak,, Polisi: Yang Ambil Mamanya, Kami Dalami

PEKANBARU - Dugaan penculikan anak terjadi di Riau. Penangkapan terduga pelaku dilakukan Satuan Patroli Jalan…

18 jam ago

Polresta Dumai Gelar Razia THM Jaga Kamtibmas

DUMAI - Jajaran Polresta Dumai melaksanakan razia gabungan di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) pada…

2 hari ago

Pemprov Riau Pastikan Bonus Atlet Tetap Dibayarkan

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menegaskan komitmennya untuk memenuhi hak para pejuang olahraga yang…

2 hari ago