Beranda Riau Pekanbaru Resmi Dikukuhkan, Keluarga Besar Rang Chaniago Riau Komit akan Bersinergi dengan Pemerintah

Resmi Dikukuhkan, Keluarga Besar Rang Chaniago Riau Komit akan Bersinergi dengan Pemerintah

93
BERBAGI
Ketum DPP KBRC, Mamak Edi Riondo Rajo Baso menyerahkan bendera petaka kepada Ketua DPW KBRC Provinsi Riau, Buyung Achmad Chaniago Datuak Sinaro Panjang saat mengukuhkan pengurus KBRC Riau. (faktaidealis)


SOROTLENSA, PEKANBARU – Ratusan orang yang tergabung di dalam Keluarga Besar Rang Chaniago (KBRC) di Provinsi Riau tampak memenuhi hall Hotel Ratu Mayang Garden Kota Pekanbaru untuk mengikuti ‘baralek gadang’ atau pesta besar, Minggu (5/8/2018) pagi lalu.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari pengukuhan organisasi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) KBRC Provinsi Riau dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KBRC di tiga daerah di Riau, diantaranya Kabupaten Siak, Kota Pekanbaru dan Dumai.

Sebagai asli orang Minang, organisasi ini masih menjunjung tinggi ‘adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, yang berarti ketetapan adat berdasarkan agama, dan agama memiliki kekuatan tetap dari Alquran.

Berdasarkan pantauan Sorotlensa.com, surat keputusan (SK) kepengurusan DPW KBRC Provinsi Riau, dibacakan Sekretaris Jendral (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KBRC, Zulkifli Chaniago dengan menetapkan Buyung Achmad Chaniago sebagai ketua, Ferri Effendi selaku sekretaris, Afriman bendahara dan dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum (Ketum) DPP KBRC, Edi Riondo.

Sementara kepengurusan DPD KBRC Kabupaten Siak, Kota Pekanbaru dan Dumai dikukuhkan oleh Ketua DPW KBRC Riau Buyung Achmad Chaniago dengan kepengurusan Fauzan selaku Ketua DPD KBRC Kota Pekanbaru, Sutan Afrizal Chaniago untuk Kota Dumai dan Ali Darman menggawangi Kabupaten Siak.

Mamak Edi Riondo Rajo Baso begitu gelarnya ketika ditunjuk sebagai Ketum DPP KBRC, mengatakan, pengukuhan ini bukan untuk membangun kebanggaan semu bagi sekelompok suku saja.

“Tetapi ingin menghidupkan nilai-nilai positif yang diturunkan dari agama yakni budi dan bahasa kita,”ucap Edi.

Budi yang dimaksud adalah soal akal, kecerdasan untuk mengatasi persoalan-persoalan hidup yang dialami oleh masyarakat.

“Sementara bahasa, karakter akal yang cerdas dibalut oleh bahasa yang santun untuk menjadi manusia yang unggul dan berguna,”paparnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, ia pun berpesan kepada seluruh rang Chaniago agar dapat membesarkan organisasi ini demi kemajuan masyarakat luas.

“Kepada seluruh pengurus, jalankan tugas dengan penuh amanah dan tanggung jawab selama mengemban tugas sosial di semua linimasa,”ujarnya. 

“Terus jadikan organisasi ini sebagai wadah bagi rang Chaniago yang bisa terus berinovasi dan maju,”tutupnya.

Hal senada dikatakan Buyung Achmad Chaniago Datuak Sinaro Panjang, jika Chaniago merupakan suku yang terbesar di dalam masyarakat Minang, bahkan telah tersebar di seluruh Indonesia termasuk luar negeri.

“Untuk itu KBRC akan terus dipertahankan di Bumi Melayu ini demi menyatukan silaturrahmi antar sesama sanak saudara dalam suasana kekeluargaan,”ujarnya sembari berjanji akan mengedepankan kepentingan organisasi ini termasuk menyatukan visi dan misi dengan pemerintah.

”Agar dapat membangun Riau lebih baik ke depannya,”sebutnya singkat.

Sementara Ketua DPD KBRC Kota Dumai Sutan Afrizal Caniago mengucapkan syukurnya karena dipercaya menjadi ketua, yang mana ia optimis semoga KBRC Dumai terus berkelanjutan dan berkesinambungan.

Ia juga sudah merencanakan sejumlah program ketika ia dipilih sebagai ketua, salah satunya bakti sosial di tengah-tengah masyarakat.

“Selain program sosial juga bisa membantu pemerintah, kita pun lakukan program kerohanian antar anggota seperti melaksanakan wirid dan yasinan tiap bulannya,”tukasnya.(tim)