Badai kali ini diperkirakan mencapai G3 yang levelnya kuat. Radiasi matahari di S3 juga kuat, yang menyebabkan pemadaman radio level kuat.
“Sejauh ini orientasi medan magnet telah kebalikan dari apa yang diperlukan untuk menyebabkan badai terkuat.” ujar NOAA dalam laporannya.
Matahari adalah bola besar gas yang terbakar dan semburan matahari adalah ledakan seperti lingkaran di permukaan. Suar matahari sering terjadi bersamaan dengan coronal mass ejections (CMEs), di mana sepotong matahari terlepas dari atmosfernya.
Ketika ada lontaran massa koronal, partikel berenergi tinggi dapat bergerak dengan kecepatan lebih dari 1.000 mil per detik.
“Suar matahari kali ini di sebabkan oleh dua CME pada hari Selasa dan di lewati oleh beberapa pesawat ruang angkasa NASA dan ada juga dua CME akibat semburan matahari pada hari Minggu.” kata NASA dalam pernyataannya.
H DUMAI – Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai secara resmi melayangkan surat teguran…
DUMAI – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi, Bripka Bob…
DUMAI – Ratusan massa yang tergabung dalam Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai menggelar…
DUMAI – Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai menyatakan menolak hasil kesepakatan yang lahir…
DUMAI – Panglima Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai, Wan Ade Syahputra, menyampaikan himbauan…
DUMAI – Dalam rangka pelaksanaan program KKN Berdampak Tahun 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…