Alasan mengapa kita mendengar lebih banyak tentang semburan matahari adalah karena kita sedang bergerak menuju “solar maximum”, yaitu periode peningkatan aktivitas matahari.
Siklus ini, yang rata-rata 11 tahun, berarti peningkatan jumlah jilatan api matahari. Maksimum berikutnya pada 2013, menurut NASA.Siklus ini analog dengan musim di Bumi.
Beberapa ilmuwan cuaca luar angkasa berpendapat bahwa masyarakat perlu lebih siap untuk memprediksi atau menghadapi peristiwa yang lebih parah oleh aktivitas matahari.
Menurut SpaceWeather.com, angin matahari saat ini bertiup dengan kecepatan 516,6 km/detik dengan kerapatan 7,5 proton/cm3.
Observatorium NASA akan terus memantau suar sebelum mengumumkan setidaknya ada dua jilatan api dari titik matahari yang berada di jalur tabrakan langsung dengan Bumi.
JAKARTA: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan, permintaan hadiah atau janji di…
PEKANBARU - Massa aksi dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) yang menolak relokasi dari…
DUMAI - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan akademisi asal Kota Dumai di kancah nasional hingga internasional.…
ROKAN HILIR – Upaya meredam ketegangan pasca aksi unjuk rasa masyarakat di Panipahan, Kecamatan Pasir…
Riau – Polda Riau mengambil langkah tegas menyikapi situasi keamanan di wilayah Panipahan. Kapolda Riau,…
DUMAI - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai melaksanakan razia blok hunian bersama Aparat…