Alasan mengapa kita mendengar lebih banyak tentang semburan matahari adalah karena kita sedang bergerak menuju “solar maximum”, yaitu periode peningkatan aktivitas matahari.
Siklus ini, yang rata-rata 11 tahun, berarti peningkatan jumlah jilatan api matahari. Maksimum berikutnya pada 2013, menurut NASA.Siklus ini analog dengan musim di Bumi.
Beberapa ilmuwan cuaca luar angkasa berpendapat bahwa masyarakat perlu lebih siap untuk memprediksi atau menghadapi peristiwa yang lebih parah oleh aktivitas matahari.
Menurut SpaceWeather.com, angin matahari saat ini bertiup dengan kecepatan 516,6 km/detik dengan kerapatan 7,5 proton/cm3.
Observatorium NASA akan terus memantau suar sebelum mengumumkan setidaknya ada dua jilatan api dari titik matahari yang berada di jalur tabrakan langsung dengan Bumi.
DUMAI , 27 July 2026— Polemik keterbukaan informasi terkait pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR)…
DUMAI – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan pemerintah, Polsek Kawasan…
DUMAI — Batas waktu 10 hari untuk menjawab permintaan data laporan Forum Tanggung Jawab Sosial…
DUMAI – Ketua DPC Partai Gerindra Kota Dumai, H. Johannes MP Tetelepta, atau yang akrab…
DUMAI - Ratusan massa yang tergabung dalam Tegak Untuk Amanah dan Harga Diri (TUAH) Dumai…
Dumai, 20 Juni 2026 – Bulan Seni Rakyat (BUSER) sebuah wadah seni dan budaya yang…