Teleskopnews.com – Fakta mengenai Badai Matahari 2022, Solar Storm atau Badai Geomagnetik yang menghantam bumi menjadi perbincangan hangat di media.
Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa(NOAA) mengatakan badai matahari menghantam Bumi sekitar pukul 12 siang pada 14 April 2022.
Badai matahari kali ini adalah salah satu yang terkuat dalam beberapa tahun dan bahkan dapat menyebabkan gangguan pada satelit.
Kemudian, akan mampu mempengaruhi komunikasi radio di daerah kutub, dan bahkan sedikit menurunkan efisiensi dari panel surya.
Menurut NOAA badai ini semakin sering terjadi dan bahkan baru terjadi dua bulan yang lalu. Berikut fakta unik mengenai badai matahari yang baru terjadi:
Menurut NOAA, secara umum, bahaya fisik rendah dan dapat di kendalikan. Bahaya biologis yang melekat pada badai matahari dan geomagnetik berasal dari paparan radiasi, dan menjadi perhatian utama para astronot.
Badai yang ringan dapat mengganggu satelit yang menangani komunikasi GPS. Tetapi badai geomagnetik yang lebih parah dapat meningkatkan tegangan di saluran transmisi yang dapat merusak jaringan transformator dan berpotensi mematikan listrik.
Pemadaman listrik besar-besaran ini pernah terjadi di provinsi Quebec pada tahun 1989.
DUMAI – Keterbukaan informasi publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai dipertanyakan. Pasalnya,…
DUMAI – Polemik pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai terus bergulir.…
DUMAI – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Kawasan Pelabuhan…
Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,…
DUMAI - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) 234 Solidarity Community (SC) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah…
DUMAI - Terkait dengan aksi balapan liar di Jalan Sudirman yang sangat meresahkan penguna jalan…