Badai Matahari 2022, Berikut Faktanya

Badai Matahari 2022

4. Badai Matahari Makin Sering Terjadi

Alasan mengapa kita mendengar lebih banyak tentang semburan matahari adalah karena kita sedang bergerak menuju “solar maximum”, yaitu periode peningkatan aktivitas matahari.

Siklus ini, yang rata-rata 11 tahun, berarti peningkatan jumlah jilatan api matahari. Maksimum berikutnya pada 2013, menurut NASA.Siklus ini analog dengan musim di Bumi.

5. Dampak Badai Matahari di Masa Mendatang

Beberapa ilmuwan cuaca luar angkasa berpendapat bahwa masyarakat perlu lebih siap untuk memprediksi atau menghadapi peristiwa yang lebih parah oleh aktivitas matahari.

Menurut SpaceWeather.com, angin matahari saat ini bertiup dengan kecepatan 516,6 km/detik dengan kerapatan 7,5 proton/cm3.

Observatorium NASA akan terus memantau suar sebelum mengumumkan setidaknya ada dua jilatan api dari titik matahari yang berada di jalur tabrakan langsung dengan Bumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *