Beranda Hukum Diduga Korupsi Dana Bansos Siak, Kejati Panggil 3 Petinggi Golkar Riau

Diduga Korupsi Dana Bansos Siak, Kejati Panggil 3 Petinggi Golkar Riau

418
BERBAGI

http://Teleskopnews.com Siak – Ketua DPD II Golkar Kabupaten Siak, Indra Gunawan menghindar dari kejaran awak media usai dirinya diperiksa tim penyidik Kejati Riau di Kantor Kejari Siak, Rabu (7/10) lalu.

Indra diperiksa dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran dana hibah dan bantuan sosial di bagian kesejahteraan masyarakat (Kesra) Sekdakab Siak tahun anggaran 2014-2019.

Tidak hanya mantan Ketua DPRD Siak ini, dua petinggi Golkar Riau yakni Wakil Ketua Pemenangan Pemilu Golkar Riau Ikhsan dan Wakil Sekretaris Bapilu Golkar Riau Ulil Amri juga diperiksa. Mereka diperiksa hampir 9 jam lebih. Kapasitas ketiganya diperiksa sebagai pengurus KNPI dan Karang Taruna di Kabupaten Siak.

Salah Seorang Petinggi Golkar Riau, Saat Pemeriksaan Di Kejati

Alih-alih menemui wartawan yang sudah menunggu di pintu depan, Indra cs memilih ke luar lewat pintu samping kantor Kejari Siak.

Mereka ke luar bareng. Indra Cs pun terkesan buru-buru masuk ke dalam mobil yang telah menunggu di luar.

“Tolong, jangan ambil foto, kalian inikan adik-adik saya, tak kasian kalian melihat saya,” ucap Indra sambil menutup kamera handphone salah satu wartawan dengan tangannya.

Awak media yang belum puas menanyakan soal pemeriksaan itu, terus memepet Indra hingga menuju ke mobil.

“Iya, benar tadi ada pemeriksaan. Tapi sudahlah, jangan di expose lagi. Bantulah saya, kalian kan kenal sama saya,” ujar Indra sambil masuk ke mobil.

Kasi Intel Kejari Siak, SaldiĀ  membenarkan Indra Cs diperiksa dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran dana hibah dan bantuan sosial di bagian kesejahteraan masyarakat (Kesra) Sekdakab Siak tahun anggaran 2014-2019.

“Benar. Ada sekitar 4 sampai 5 orang diperiksa terkait dana Bansos Siak,” ungkap Saldi kepada wartawan di halaman Kantor Kejari Siak.

Saldi mengaku, pihaknya hanya memfasilitasi pemeriksaan tersebut. Yang memeriksa tim penyidik Kejati Riau.

“Orang Kejati yang memeriksa. Kita hanya menyediakan tempat. Inisial orang-orang yang diperiksa IG, UA dan I. Yang lainnya saya tidak ingat,” katanya.