Categories: Pekanbaru

Puluhan Redaktur Media Di Riau Ikuti Pelatihan Yang Di Adakan Pekanbaru Jurnalis Center(PJC)

foto bersama Wahyudi El Panggabean dengan para Redaktur Media  usai pelatihan
SOROTLENSA, Pekanbaru.
Pekanbaru Jurnalis Center (PJC) adalah lembaga pendidikan wartawan yang didirikan oleh salah satu tokoh pers Drs. Wahyudi El Panggabean di Kota Pekan Baru pada 12 februari 2007 yang juga merupakan satu-satunya lembaga pelatihan jurnalis yang ada di Provinsi Riau.
Wahyudi sendiri sudah malang melintang di dunia kewartawanan dengan mengawali karir sebagai wartawan di media Forum Keadilan di Jakarta tahun 1994 hingga tahun 2000, menjadi PimRed di beberapa media antara lain Media harian Riau, Target Operasi, dan Majalah Forum Kerakyatan Sampai akhirnya menjadi Direktur PJC dari berdirinya lembaga tersebut di tahun 2007 hingga saat ini dan sempat mengajar ilmu Jurnalis di FKIP UIR Pekanbaru 2008-2017 serta diangkat menjadi Hakim Ad-Hoc Perhimpunan Advocad Indonesia (PERADI) dan telah menerbitkan puluhan buku tentang jurnalistik yang menjadi karyanya.
Pelatihan demi pelatihan ia laksanakan demi berbagi pengalaman pengetahuan tentang jurnalistik yang di punyai kepada ratusan mungkin bahkan ribuan wartawan selama PJC berdiri dan telah banyak menjadi Wartawan serta pengelola Media di berbagai pelososok tanah air.
Sama seperti hal nya pelatihan yang di gelar untuk redaktur beberapa hari yang lalu di sebuah caffe di bilangan jalan Khairuddin Nasution di Kota Pekanbaru dengan tema “Hindari Delik Pers Dengan Profesional Dan Integritas”.
Pelatihan yang diikuti puluhan Redaktur dari berbagai daerah di Riau antara lain Dumai, Bengkalis, Kampar, Pekanbaru dan lainnya serta dihadiri beberapa tokoh pers yaitu Effendi Basri, Mukhtaruddin dan Bung Toro yang sudah sangat di kenal di Kabupaten Bengkalis khususnya dan di Riau pada umumnya sukses wahyudi gelar.
Kepada sorotlensa wahyudi mengatakan bahwa ini merupakan pelatihan yang kesekian kalinya dilaksanakan.
  “Ini yang kesekian kalinya pelatihan kita gelar demi berbagi ilmu kepada saudara – saudara kita yang menggeluti dunia Jurnalis,” terang lelaki berdarah Batak itu usai memberikan pelatihan kepada para peserta yang menggeluti profesi mulia tersebut pada 13/01/2019.
Wahyudi menjelaskan kalau dirinya sangat kagum dengan para peserta kali ini yang ia nilai sungguh sangat luar biasa dan akan mampu menjadi Wartawan profesional Agar terhindar dari delik Pers.
” Saya kagum melihat saudara-saudara yang menjadi peserta pada pelatihan tingkat redaktur kali ini, mereka cerdas-cerdas serta penuh semangat dan saya percaya mereka akan menjadi wartawan yang handal, Profesional dan berintegritas agar mampu terhindar dari delik Pers,” beber Lelaki yang menjadi Ayah dari 3 Orang anak tersebut
Lelaki ramah namun berperawakan tegas ini juga berpesan kepada para peserta yang kala itu sangat serius tapi santai mendengarkan kalimat demi kalimat yang wahyudi ucapkan untuk tidak minder dikarenakan hal-hal formalitas yang banyak beredar saat ini untuk menghambat karya wartawan
” Jangan sampai minder dengan wartawan yang tergabung di Organisasi tertentu, itu hanya akan menghambat kita untuk berkarya,” pungkas wahyudi dan berharap kepada peserta untuk terus berkarya karena karya itulah yang akan membuat kita dikenal dan berkualitas bukan hanya pengakuan yang bersifat formalitas dan sebagai penutup wahyudi mengajak para peserta untuk berfoto bersama dan memeberikan cendera mata berupa buku yang ia tulis ditambah sertifikat.
Penulis : Faisal Arif
Redaksi

Recent Posts

Akun Bodong Diduga Sebar Fitnah dan Serang Nama Baik Sejumlah Pihak, Kapolda Riau Didorong Segera Mengusut Siapa Dibalik Akun Tersebut

ROKAN HILIR, Jumat 15 Mei 2026 – Maraknya akun bodong di media sosial kini semakin…

2 hari ago

Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kampar

BANGKINANG – Tim Gabungan bersama masyarakat sampai hari Jum’at (15/05/2026) pagi ini masih terus melakukan…

2 hari ago

Disdik Riau Tegaskan Dilarang Tahan Ijazah SMA/SMK, Siapkan Solusi Tunggakan Lewat Baznas

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) secara tegas melarang seluruh satuan pendidikan…

2 hari ago

DJP Riau Sita 16 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp2,95 Miliar

PEKANBARU - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Riau menyita 16 aset milik wajib…

2 hari ago

Modus Ngaku Kunjungi Saudara, Penyelundupan PMI Ilegal di Dumai

DUMAI - Penyelundupan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia kembali berhasil digagalkan oleh…

2 hari ago

Tanaman Cabai Warga Bintan Dipantau Bhabinkamtibmas Demi Ketahanan Pangan

DUMAI – Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bintan, Polsek Dumai Kota, AIPTU…

2 hari ago