Beranda Ekonomi Pernyataan Sikap DPD Laskar Melayu Riau Kab.Siak Terhadap Pekerja Dari Luar Daerah

Pernyataan Sikap DPD Laskar Melayu Riau Kab.Siak Terhadap Pekerja Dari Luar Daerah

680
BERBAGI

Tualang – Kembali lagi PT. IKPP mendalung konflik atas tenaga kerja luar karyawan PT. IKPP dan Sub Kontraktor Mitra PT. IKPP dan PT. ARARA ABADI pada Senin, 03 Agustus 2020, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.

Hal ini mendapat kritikan keras dari DPD Laskar Melayu Riau Kab.Siak, serta penolakan atas tenaga kerja luar yang di ambil oleh pihak perusahaan. Diduga kejadian ini yang mana disnaker Provinsi Riau dan Kabupaten Siak melegalkan para pekerja dari luar Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak untuk bekerja di subkontraktor Mitra IKPP dan Arara Abadi. Padahal saat ini Negeri kita masih terserang wabah virus Covid-19.

“Subkontraktor Mitra IKPP lah yg sudah beberapa hari ini penyumbang terbesar positif virus Covid-19 di Kec.Tualang, Kab.Siak. Karena yang kita ketahui di media sosial hari ini, dikarena kan pekerjaan shutdown di PT. IKPP inilah yang membuat kalangan masyarakat menjadi ketakutan,” ujar dari DPD Laskar Melayu Riau Kab.Siak.

Menurut Hadi Al Febri Kecamatan Tualang ini adalah salah satu kecamatan yang ramai dan mungkin juga bisa di bilang siklus SDM dari Kab.Siak, karena disini juga di support dengan adanya perusahaan-perusahaan SDM yang menghuni.

“Seharusnya Pemkab dan Upika Kec.Tualang menjadi fasilator anak tempatan untuk merasakan aset dinegeri sendiri, apalagi korporasi sudah merajalela ditambah lagi perusahaan oli dan pengaspalan yg sudah beroperasi masih memakai pekerja dari luar daerah. Mungkin anak tempatan bisa dihitung oleh jari dan pt baru yg berkaliber pun sudah ada di Tualang yg bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit masih saja mendatangkan pekerja dari luar,” ungkap salah satu tokoh muda yang sering di sapa Hadi.

Ini menjadi acuan kenapa banyak para inspestor asing dan lainnya menaruh benih di Tualang karna aset dan lainnya yang masih belum orang ketahui dengan menimbang pekerja dari luar dan meminimkan orang tempatan menjadi perioritas perusahaan di kecamatan Tualang.

“Kami segenap keluarga besar DPD LASKAR MELAYU RIAU KAB.SIAK Mengutuk dan Menolak keras atas tenega kerja luar baik karyawan PT.IKPP dan SUB KONTRAKTOR MITRA PT.IKPP DAN PT.ARARA ABADI. Dan Kami Laskar Melayu Riau Kab.Siak menyanyangi kejadian ini yang mana Disnaker Prov. Riau dan Kab. Siak melegalkan para pekerja dari luar Kec. Tualang, Kab. Siak untuk bekerja di subkontraktor Mitra IKPP dan Arara Abadi,” ucap dari DPD Laskar Melayu Riau Kab.Siak.

Perihal ini juga mungkin pihak DPD Laskar Melayu Riau Kab. Siak mengkawal serta apabila Subkontraktor Mitra PT. IKPP masih juga terkesan bermain-main, hal mungkin akan dilakukannya aksi besar-besaran nantik nya.

“Jangan membuat kami gerah terhadap perlakuan subkontraktor mitra PT. IKPP yang masih memakai tenaga kerja diluar Kec.Tualang, Kab.Siak. Apabila hal ini tidak terselesaikan, mungkin saja akan ada aksi besar di Tualang ini,” tutup dari DPD Laskar Melayu Riau Kab. Siak.

Ini mungkin akan menyurutkan kemarahan masyarakat serta anak negri temapatan, yang dimana selama ini mereka sulit untuk masuk bekerja disana dan sekarang ambisi mereka untuk menaikkan “Anak Negeri Bukan Menjadi Penonton di Negerinya Sendiri” ini mungkin salah satu kiasan bahasa yang bisa kita ucapkan untuk sekarang.

“Anak tempatan haruslah menjadi prioritas bagi perusahaan yang ada di daerahnya, kalau pun memang ada skill dan non skill, pihak perusahaan bisa menseleksi mana yang pantasnya untuk terjun dalam dunia bekerja. Permasalahan ini bukan permasalahan awam lagi, di tiap-tiap daerah pasti ada hal seperti ini, kami dari Mahasiswa serta Pemuda-Pemudi Tualang menginginkan setiap perusahaan bisa mem-prioritaskan anak tempatan bekerja di salah satu perusahaan yang ada di daerahnya” jelas Ari Susanto seorang Aktivis dan Mahasiswa Tualang.(red)