Sayangnya, pengumuman tersebut berbuntut penolakan para pendengar hingga membuat sebuah petisi.
Petisi tersebut bertajuk “Dear Prambors, Kenapa Gofar?”.
Dalam petisi salah satu netizen tersebut mengaku kaget dengan hadirnya Gofar menjadi penyiar Prambors.
“HAH? BENERAN?! Prambors, radio siaran sosial niaga, top of mind anak muda bahkan yang tidak lagi muda, memilih Gofar sebagai penyiar prime time pagi?!” buka netizen tersebut.
“Saya sendiri pendengar Prambors sejak jaman Dagienkz – Desta, Vena – Daniel, Desta – Gina, Danang – Darto, Arlingga Panega, dan lainnya,” sambungnya lagi.
“Saya kaget bahwa mulai Senin, 23 Mei 2022, di jam di mana orang berangkat kerja atau kuliah, berkendara sendiri menuju sekolah atau diantar orangtua.
Prambors dengan sadar (?) akan menunjuk seseorang yang bangga meniduri ratusan perempuan, mengudara di frekuensinya,” paparnya lagi.
“Tapi bukankah kasusnya sudah selesai, bahkan si korban juga sudah membuat statement?” Masa iya, sekelas Prambors tidak paham akan sulitnya pembuktian dan keberpihakan hukum terhadap perempuan korban pelecehan seksual?.
Tolong, jangan biarkan Gofar Hilman siaran di Prambors. Jangan biarkan anak- anak kami berpikir bahwa meniduri ratusan perempuan adalah hal yang normal dilakukan,” tutupnya.
Page: 1 2
PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menyeleksi calon Komisaris dan Direksi untuk tiga perusahaan daerah yakni…
PEKANBARU – Aktivitas titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera kembali terpantau tinggi. Data Badan Meteorologi,…
DUMAI – Turnamen domino dengan total hadiah puluhan juta rupiah akan digelar oleh komunitas Turbo…
DUMAI - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menegaskan bahwa ancaman kebakaran hutan dan…
PEKANBARU – Peringatan Hari Otonomi Daerah ke - XXX Tahun 2026 di Provinsi Riau, menjadi…
PEKANBARU - Jajaran Polda Riau kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap zat berbahaya di…